Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Langkah Bersihkan Kabin Mobil Setelah Dipakai Mudik

Kompas.com, 29 Maret 2026, 13:01 WIB
Selma Aulia,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah digunakan untuk perjalanan jauh saat mudik Lebaran, kondisi kabin mobil sering kali menjadi kotor dan kurang nyaman.

Sisa remah makanan hingga debu bisa menumpuk akibat aktivitas selama perjalanan, sehingga membersihkan kabin mobil menjadi langkah penting untuk mengembalikan kenyamanan sekaligus menjaga kesehatan pengemudi dan penumpang.

CEO Topcoat Indonesia, Christopher Sebastian, mengatakan ada beberapa langkah sederhana namun efektif yang bisa dilakukan untuk membersihkan kabin mobil setelah mudik.

Baca juga: Link Live Streaming MotoGP Amerika 2026, Balapan Senin Dini Hari

1. Keluarkan semua barang

Ilustrasi sampah di daam kabin mobilSeva Ilustrasi sampah di daam kabin mobil

Membersihkan kabin sebaiknya dimulai dari langkah paling dasar, yakni mengosongkan isi mobil agar proses berikutnya lebih maksimal.

“Langkah pertama, keluarkan semua barang dari dalam kabin. Mulai dari membuang sampah seperti bungkus makanan, botol, dan tisu, lalu keluarkan karpet mobil. Jangan lupa cek kantong pintu dan sela-sela jok, karena biasanya banyak kotoran tersembunyi di sana,” kata Christopher kepada Kompas.com, Minggu (29/3/2026).

2. Bersihkan remah di sela jok

Setelah kabin kosong, perhatian berikutnya adalah area yang sering terlewat, yaitu sela-sela jok.

“Selanjutnya, bersihkan remah-remah di sela jok. Bagian ini memang cukup tricky, jadi sebaiknya gunakan vacuum cleaner dengan nozzle kecil. Jika tidak ada, bisa dibantu dengan kuas kecil atau sikat gigi bekas untuk mendorong remah keluar. Geser jok maju-mundur agar semua sela bisa dijangkau,” katanya.

Baca juga: Arti Nama dan Logo Subaru

3. Vakum seluruh interior

Ilustrasi Kabin Mobilstanly Ilustrasi Kabin Mobil

Pembersihan menyeluruh penting dilakukan agar tidak ada kotoran yang tersisa di dalam kabin.

“Setelah itu, lakukan vakum menyeluruh pada interior, mulai dari karpet dasar, jok, hingga bagasi. Jika karpet sangat kotor, bisa disikat menggunakan sabun ringan lalu dijemur hingga benar-benar kering,” kata Christopher.

4. Lap dashboard & interior

Selain lantai dan jok, bagian permukaan interior juga perlu dibersihkan agar bebas debu dan tetap nyaman dipandang.

“Kemudian, lap dashboard dan bagian interior lainnya menggunakan kain microfiber dan cairan pembersih khusus, atau air dengan sedikit sabun lembut,” ucapnya.

Baca juga: Toyota Ubah Hilux Rangga Jadi Lebih Agresif, Mirip G63 Brabus

Ia juga mengatakan, Fokus pada dashboard, setir, panel pintu, dan konsol tengah, serta hindari penggunaan cairan terlalu basah agar tidak merusak komponen elektronik.

5. Bersihkan jok

Tahap akhir adalah membersihkan jok sesuai materialnya agar tetap awet dan nyaman digunakan.

“Terakhir, bersihkan jok sesuai jenis materialnya. Untuk jok kain, gunakan foam cleaner atau sabun khusus, sikat perlahan lalu lap. Sementara jok kulit perlu dibersihkan dengan cairan khusus, kemudian diberi conditioner agar tidak mudah retak,” kata Christopher.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau