Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MotoGP Amerika 2026 : Podium Sprint Race Pedro Acosta Dibatalkan

Kompas.com, 29 Maret 2026, 09:22 WIB
Aprida Mega Nanda,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pebalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, harus merelakan hasil finis ketiga pada sprint race MotoGP Amerika 2026 setelah dijatuhi penalti akibat pelanggaran tekanan ban.

Dalam balapan yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Acosta awalnya tampil kompetitif dan berhasil mengamankan posisi ketiga. Namun, seusai balapan, ia dinyatakan melanggar regulasi tekanan ban dan dikenai penalti delapan detik.

Hukuman tersebut membuat Acosta turun ke posisi kedelapan dan hanya mengantongi dua poin.

Padahal, ia sempat menjadi pebalap KTM terbaik serta diuntungkan oleh insiden yang menimpa sejumlah rival seperti Marc Marquez, Fabio Di Giannantonio, dan Marco Bezzecchi.

Baca juga: Pabrikan China ZXMoto Cetak Sejarah, Juara Perdana WorldSSP

Meski demikian, Acosta menegaskan telah mengeluarkan kemampuan maksimal untuk bersaing dengan motor Ducati dan Aprilia yang saat ini dinilai lebih kompetitif.

“Tidak terlalu buruk, tapi kami kesulitan. Maksud saya, bisa dilihat Ducati dan Aprilia, siapa pun pebalapnya, sangat cepat. Sepertinya mereka sudah menemukan setelan yang sangat baik, sementara kami masih mencoba mengejar,” ujar Acosta, dikutip dari Motosan.es, Minggu (29/3/2026).

Ia mengakui KTM masih memiliki sejumlah keterbatasan, sehingga tim harus memaksimalkan peluang yang ada.

“Kami tahu keterbatasan kami, dan untuk saat ini hanya mencoba memainkan kartu sebaik mungkin, meski tidak banyak. Sekarang mungkin fokusnya bertahan dulu, lalu nanti saat ke Eropa kami akan mencari solusi yang lebih baik,” kata dia.

Sebelum terkena penalti, Acosta menilai hasil sprint sejatinya sudah cukup positif. Ia bahkan menyebut posisi finisnya memang realistis jika melihat performa para pesaing.

Pedro Acosta saat berlaga pada MotoGP Portugal 2024Dok. @37pedroacosta Pedro Acosta saat berlaga pada MotoGP Portugal 2024

“Mungkin Jorge Martin mengejutkan semua orang dengan memilih ban medium belakang, tapi saya rasa posisi kami memang di antara kedua dan ketiga. Lihat saja bagaimana cepatnya Pecco di awal sprint, catatan waktunya luar biasa untuk balapan seperti ini,” ujarnya.

“Kami harus tetap puas. Kami sudah memaksimalkan paket yang kami miliki sekarang. Tinggal menunggu waktu KTM memperbaiki kelemahannya,” lanjutnya.

Acosta juga mengungkapkan kelemahan utama motor KTM saat ini terletak pada kecepatan di lintasan lurus, meski cukup kompetitif saat pengereman.

“Dalam pengereman kami cukup baik. Titik lemah kami sekarang adalah kami terlalu lambat di lintasan lurus. Tapi itu soal waktu sebelum membaik,” ucapnya.

Ia menambahkan, peningkatan performa tim juga membutuhkan lebih banyak data pembanding dari sesama pebalap KTM.

“Saya sangat senang untuk rekan setim dan pabrikan. Kami butuh lebih banyak pebalap untuk membandingkan motor dan memahami arah pengembangan. Itu bagus untuk semua,” katanya.

Halaman:
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau