YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mencuci mobil setelah dipakai mudik sangat penting untuk menjaga kondisi kendaraan tetap bersih dan terawat. Perjalanan jauh biasanya meninggalkan banyak kotoran yang menempel.
Kotoran tersebut bisa berupa debu, lumpur, sisa aspal, hingga kotoran organik yang jika dibiarkan dapat merusak cat mobil. Karena itu, pencucian harus dilakukan dengan benar.
Ari Wijaya, pemilik bengkel auto detailing & protection, King Protection Yogyakarta mengatakan meski terkesan sederhana, mencuci mobil tak boleh asal agar hasil maksimal.
Baca juga: Pentingnya Cuci Mobil Usai Menerobos Hujan
“Jangan sampai cat mobil kusam hanya karena salah cara mencuci mobil, tentu hal tersebut di luar dari harapan, perhatikan langkah-langkahnya dengan baik,” ucap Ari kepada KOMPAS.com, Minggu (29/3/2026).
Langkah pertama adalah membilas mobil dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran kasar. Tahap ini penting agar tidak menimbulkan goresan saat proses mencuci.
“Sebaiknya mulai dari bagian roda. Roda merupakan bagian paling kotor karena terkena debu rem, lumpur, dan kotoran jalan, partikel ini sangat jahat terhadap permukaan cat mobil,” ucap Ari.
Baca juga: Indikator Suhu Mesin Sempat Menyala saat Perjalanan Mudik
ILustrasi mencuci mobil.Membersihkan roda dan area kolong lebih dulu mencegah kotoran menyebar ke bagian bodi mobil. Gunakan sikat khusus agar hasil lebih maksimal.
“Untuk bodi mobil, disarankan menggunakan alat cuci berbeda seperti ember, lap yang digunakan jangan yang bekas membersihkan roda,” ucap Ari.
Metode ini efektif mencegah kotoran kembali menempel ke permukaan cat dan mengurangi risiko goresan halus.
Gunakan sabun khusus mobil, bukan deterjen rumah tangga. Sabun khusus dirancang aman untuk cat dan tidak merusak lapisan pelindung.
Baca juga: Perlukah Servis Mobil Setelah Dipakai Mudik? Ini Kata Ahli
Day Night Garage, cafe berkedok tempat cuci mobil di PIK 2Proses mencuci bodi sebaiknya dilakukan dari bagian atas ke bawah. Bagian bawah biasanya paling kotor sehingga dikerjakan terakhir.
Gunakan lap atau sarung tangan berbahan microfiber karena lebih lembut dan aman bagi permukaan cat mobil.
“Setelah selesai mencuci, bilas hingga bersih lalu keringkan dengan lap khusus agar tidak muncul bercak air atau water spot,” ucap Ari.
Selain itu, perhatikan juga bagian kolong dan sela-sela mobil. Membersihkan area ini penting untuk mencegah karat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang