Editor
BANGKALAN, KOMPAS.com – Masyarakat di sekitar Sungai Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diresahkan dengan kemunculan dua ekor buaya yang masuk ke area halaman sebuah kafe di tepi sungai, Minggu (29/3/2026) malam.
Di tengah upaya petugas menangkap hewan predator tersebut, seorang ibu dan anaknya dilaporkan hilang misterius di aliran sungai yang sama pada Selasa (31/3/2026) dini hari.
Camat Burneh, Erwin Yusoef, mengonfirmasi bahwa petugas gabungan dari BPBD dan Pemadam Kebakaran telah diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan situasi. Petugas berupaya melakukan evakuasi dengan memasang perangkap di titik-titik kemunculan buaya.
"Dari kemarin kita pasang perangkap, namun sampai tadi malam masih belum mendapatkan hasil," ujar Erwin saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).
Erwin menjelaskan bahwa dirinya melihat langsung keberadaan predator tersebut. Ada dua ekor buaya dengan ukuran yang berbeda yang kerap menampakkan diri.
"Jadi itu buayanya ada dua. Yang satu ukurannya lebih satu meter dan satunya lebih kecil tidak sampai satu meter," ungkap Erwin.
Berdasarkan laporan warga, buaya tersebut sempat naik ke daratan dan berjalan di area halaman kafe. Meski belum ada laporan mengenai serangan terhadap manusia, pihak berwenang tetap meningkatkan kewaspadaan.
Buaya muncul di halaman cafe yang ada di tepi sungai Tunjung"Kita akan koordinasi, dan sejauh ini upaya yang kita lakukan dengan cara memasang perangkap di dekat sarangnya supaya warga juga tidak resah," tutur Zainul.
Ketakutan warga cukup beralasan. Salah satu warga setempat, Qomariyah, mengaku khawatir jika ada induk buaya yang berukuran lebih besar yang masih bersembunyi. Terlebih, pemukiman warga hanya berjarak sekitar 3 meter dari bibir sungai.
"Itu kan dua anaknya ya. Takutnya ada induknya yang lebih besar dan masuk ke pemukiman. Semoga bisa segera ditemukan dan dievakuasi," kata Qomariyah.
Baca juga: Dua Ekor Buaya Muncul dari Sungai di Bangkalan, Petugas Gabungan Pasang Perangkap
Di tengah upaya perburuan buaya, dilaporkan seorang ibu berinisial SR (35) dan anaknya IB (8) hilang setelah meninggalkan rumah mereka di Kecamatan Burneh pada Selasa pukul 03.00 WIB.
Keluarga korban menemukan barang-barang pribadi milik SR di tepi aliran atas Sungai Tunjung, berupa:
Anehnya, ponsel dan dompet berisi kartu identitas serta uang tunai yang dibawa korban tidak ditemukan di lokasi tersebut. Pihak keluarga sempat mencoba menghubungi nomor telepon korban pada pukul 06.00 WIB, namun panggilan ditolak (reject) dan tak lama kemudian nomor tersebut menjadi tidak aktif.
Baca juga: Warga Bangkalan Didakwa Cuci Uang Puluhan Miliar Rupiah Bersama Kades Berstatus Buron
Kekhawatiran keluarga memuncak karena lokasi penemuan barang korban berada di aliran sungai yang beberapa hari terakhir menjadi tempat munculnya dua ekor buaya. Namun, hingga kini belum ada saksi mata yang melihat kedua korban jatuh ke sungai.