KOMPAS.com – Platform game online Roblox akan menambahkan kontrol konten dan fitur komunikasi khusus bagi pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian terhadap regulasi perlindungan anak di ruang digital yang segera berlaku di Indonesia.
Kontrol konten dan fitur komunikasi khusus bagi pengguna di bawah 16 tahun itu menjadi tambahan terhadap sistem perlindungan yang sebelumnya telah diterapkan di platformnya.
Roblox menyatakan langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia, sekaligus meningkatkan keamanan pengguna, khususnya anak-anak dan remaja.
Baca juga: 8 Aplikasi yang Akan Blokir Akun Anak di Indonesia, Ada YouTube hingga Roblox
“Kami berkomitmen untuk menerapkan solusi yang memenuhi persyaratan lokal sebagai tambahan terhadap perlindungan canggih yang sebelumnya telah diterapkan di platform kami,” tulis Roblox dalam pernyataan resmi yang diterima KompasTekno.
Penambahan kontrol ini akan mencakup pengaturan terhadap jenis konten yang dapat diakses serta fitur komunikasi antar-pengguna, yang selama ini menjadi salah satu aspek penting dalam platform berbasis komunitas seperti Roblox.
Langkah Roblox ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal sebagai PP Tunas.
Aturan tersebut mengharuskan platform digital untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak, termasuk dalam hal akses konten, interaksi sosial, serta manajemen risiko di ruang digital.
Roblox dan Minecraft yang menjadi media sosial bagi para Gen AlphaSebagai turunan dari regulasi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menetapkan aturan teknis yang mewajibkan platform melakukan penilaian risiko serta menerapkan mekanisme pengamanan yang sesuai bagi pengguna anak.
Dalam konteks ini, Roblox menyatakan akan terus bekerja sama dengan Komdigi untuk memastikan proses penilaian risiko dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Komdigi Akan Blokir Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Daftar Sasaran Aplikasinya
Sebelumnya, Roblox juga telah berkolaborasi dengan pemerintah Indonesia dalam penerapan sistem klasifikasi usia melalui Indonesia Game Rating System (IGRS) pada Januari 2026.
Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu pengguna dan orang tua memahami jenis konten yang tersedia di dalam game, serta memastikan pengalaman bermain yang lebih aman bagi anak-anak.
Roblox menegaskan bahwa platformnya digunakan oleh jutaan pemain di Indonesia dan menjadi ruang bagi pengguna untuk belajar, berkreasi, serta berinteraksi secara daring.
Dengan adanya kontrol tambahan ini, Roblox berharap dapat menghadirkan pengalaman digital yang lebih aman, seiring meningkatnya perhatian terhadap perlindungan anak di dunia online.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang