Roblox Tambah Kontrol Konten dan Komunikasi untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun di Indonesia

Kompas.com, 25 Maret 2026, 11:31 WIB
Lely Maulida,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Platform game online Roblox akan menambahkan kontrol konten dan fitur komunikasi khusus bagi pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian terhadap regulasi perlindungan anak di ruang digital yang segera berlaku di Indonesia.

Kontrol konten dan fitur komunikasi khusus bagi pengguna di bawah 16 tahun itu menjadi tambahan terhadap sistem perlindungan yang sebelumnya telah diterapkan di platformnya.

Roblox menyatakan langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia, sekaligus meningkatkan keamanan pengguna, khususnya anak-anak dan remaja.

Baca juga: 8 Aplikasi yang Akan Blokir Akun Anak di Indonesia, Ada YouTube hingga Roblox

“Kami berkomitmen untuk menerapkan solusi yang memenuhi persyaratan lokal sebagai tambahan terhadap perlindungan canggih yang sebelumnya telah diterapkan di platform kami,” tulis Roblox dalam pernyataan resmi yang diterima KompasTekno.

Penambahan kontrol ini akan mencakup pengaturan terhadap jenis konten yang dapat diakses serta fitur komunikasi antar-pengguna, yang selama ini menjadi salah satu aspek penting dalam platform berbasis komunitas seperti Roblox.

Aturan PP Tunas

Langkah Roblox ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang dikenal sebagai PP Tunas.

Aturan tersebut mengharuskan platform digital untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak, termasuk dalam hal akses konten, interaksi sosial, serta manajemen risiko di ruang digital.

Roblox dan Minecraft yang menjadi media sosial bagi para Gen AlphaJacqueline Zalace Roblox dan Minecraft yang menjadi media sosial bagi para Gen Alpha

Sebagai turunan dari regulasi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga telah menetapkan aturan teknis yang mewajibkan platform melakukan penilaian risiko serta menerapkan mekanisme pengamanan yang sesuai bagi pengguna anak.

Dalam konteks ini, Roblox menyatakan akan terus bekerja sama dengan Komdigi untuk memastikan proses penilaian risiko dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Komdigi Akan Blokir Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Daftar Sasaran Aplikasinya

Sebelumnya, Roblox juga telah berkolaborasi dengan pemerintah Indonesia dalam penerapan sistem klasifikasi usia melalui Indonesia Game Rating System (IGRS) pada Januari 2026.

Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu pengguna dan orang tua memahami jenis konten yang tersedia di dalam game, serta memastikan pengalaman bermain yang lebih aman bagi anak-anak.

Roblox menegaskan bahwa platformnya digunakan oleh jutaan pemain di Indonesia dan menjadi ruang bagi pengguna untuk belajar, berkreasi, serta berinteraksi secara daring.

Dengan adanya kontrol tambahan ini, Roblox berharap dapat menghadirkan pengalaman digital yang lebih aman, seiring meningkatnya perhatian terhadap perlindungan anak di dunia online.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau