Penulis
KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan Menara Air Balai Yasa Manggarai di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, sebagai bangunan cagar budaya.
Penetapan ini dilakukan pada 14 Mei 2025 melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 403 Tahun 2025.
Kepala Bidang Pelindungan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Linda Enriany, menjelaskan bahwa penetapan dilakukan karena menara tersebut memiliki nilai sejarah tinggi dan berusia lebih dari 50 tahun.
Baca juga: KA Matarmaja, Kereta Andalan Pendaki Jakarta Menuju Puncak Tertinggi Jawa
“Menara Air Balai Yasa Manggarai memiliki bentuk yang unik, struktur bak airnya ditumpu oleh tembok bata dan hanya satu-satunya di Jakarta,” ujarnya di Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Menara Air Balai Yasa Manggarai didirikan pada 1920-an. Gaya bangunannya dipengaruhi oleh arsitektur nieuwe kunt atau Hindia Baru, yang berkembang pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.
Bangunan ini memiliki ukuran 8 x 8 meter dengan tinggi 18 meter, berbentuk persegi, serta atap genteng berbentuk limas.
Keempat sisinya dilengkapi ornamen serupa, yaitu dua balkon dengan tujuh roaster dan dua jendela persegi panjang berteralis besi.
Selain nilai arsitekturnya, menara ini juga menyimpan catatan penting dalam perkembangan infrastruktur transportasi kereta api modern di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan sistem air.
Baca juga: Berburu Promo KAI 20 Persen, Pria Ini Berhasil Dapat Tiket Eksekutif ke Jakarta Rp 400.000
Sebelum ditetapkan sebagai cagar budaya, Menara Air Manggarai telah direkomendasikan oleh Tim Ahli Cagar Budaya sejak 19 Mei 2020.
Kondisi dalam Menara Air di Manggarai, Jakarta Selatan.Setelah melalui proses panjang, akhirnya bangunan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini mendapat status resmi pelindungan.
Linda menambahkan, penetapan menara ini tidak hanya sebagai upaya pelestarian sejarah, tetapi juga membuka peluang pengembangan kawasan tersebut menjadi destinasi edukasi dan pariwisata di Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang