Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

23 Maskapai Masih Setop Penerbangan ke Timur Tengah, Ini Daftarnya

Kompas.com, 24 Maret 2026, 11:30 WIB
Krisda Tiofani,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Puluhan maskapai penerbangan masih menangguhkan penerbangan menuju kawasan Timur Tengah. Rute-rute yang terdampak terdiri dari Doha, Dubai, Riyadh, sampai Tel Aviv.

Pembatalan penerbangan menuju kawasan Timur Tengah ini berlangsung selama berbulan-bulan hingga April 2026 mendatang.

Kondisi ini menyusul situasi wilayah udara Timur Tengah yang dianggap belum stabil oleh banyak stabil.

Calon penumpang yang telah membeli tiket menuju destinasi tersebut diimbau melakukan penjadwalan ulang (reschedule) maupun mengajukan pengembalian dana (refund).

Sementara itu, beberapa maskapai telah menjadwalkan penerbangan ke Timur Tengah dengan jumlah terbatas.

Selengkapnya, simak daftar 23 maskapai penerbangan yang masih menangguhkan penerbangan berikut ini.

Informasi ini dihimpun Kompas.com dari informasi resmi di tiap situs maskapai penerbangan pada Selasa (23/3/2026) dan bisa berubah atau diperbarui sewaktu-waktu.

Baca juga: Meriah! 50 Balon Udara Hiasi Langit Semayu dalam Festival Mudik 2026 Wonosobo

Daftar maskapai yang setop penerbangan ke Timur Tengah

1. Malaysia Airlines

Malaysia Airlines memperpanjang penangguhan penerbangan dari dan menuju Doha hingga 28 Maret 2026.

Adapun untuk rute lainnya, termasuk Jeddah (JED), Madinah (MED), London (LHR) dan Paris (CDG) terus beroperasi sesuai jadwal.

2. Singapore Airlines

Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) memperpanjang pembatalan penerbangan rute Singapura-Dubai dan sebaliknya hingga 30 April 2026 mendatang.

Baca juga: Perang Masih Membara, Singapore Airlines Setop Terbang ke Dubai hingga 30 April 2026

3. Cathay Pacific

Semua penerbangan Cathay Pacific dari dan ke Dubai telah dibatalkan hingga tanggal 30 April 2026.

Pelanggan yang telah memesan tiket untuk perjalanan antara Hong Kong dan Dubai hingga 31 Mei 2026 dapat memesan ulang, mengubah rute, atau meminta pengembalian dana.

4. Emirates

Menyusul pembukaan kembali sebagian wilayah udara regional di Timur Tengah, Emirates mengoperasikan jadwal penerbangan terbatas.

Calon penumpang diimbau terus memantau perkembangan terkini dan informasi lebih lanjut terkait penerbangan masing-masing.

Emirates juga memberikan opsi bagi penumpang yang telah memesan tiket penerbanagn 28 Februari 2026-15 April 2026 untuk menjadwalkan ulang atau meminta pengembalian dana.

Baca juga: Thailand Siapkan Tiket Pesawat Gratis untuk Turis, Tekan Dampak Konflik Timur Tengah

5. Qatar Airways

Qatar Airways mengoperasikan penerbangan terbatas ke Timur Tengah hingga 28 Maret 2026.

Jadwal ini telah ditingkatkan untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada penumpang yang ingin bepergian.

6. Wizz Air

Maskapai penerbangan berbiaya rendah ini menangguhkan penerbangan ke Israel hingga 29 Maret 2026, seperti dikutip Reuters.

Serta penangguhan penerbangan dari dan ke Dubai, Abu Dhabi, Amman, dan Jeddah hingga pertengahan September 2026.

Baca juga: Imbas Konflik di Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Skenario Mitigasi Haji 2026

7. Etihad Airways

Saat ini, Etihad Airways mengoperasikan jadwal penerbangan komersial terbatas dari dan menuju Abu Dhabi.

Halaman:


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau