Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

DAMRI Buka Rute Malang–Jakarta dan Surabaya–Jakarta, Tiket Mulai Rp 280.000

Kompas.com, 25 Maret 2026, 07:49 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemudik dari Malang dan Surabaya yang hendak kembali ke Jakarta, namun belum mengantongi tiket, opsi naik bus bisa jadi salah satu pilihan.

Pada masa angkutan arus balik Lebaran 2026, DAMRI menyediakan rute-rute dengan permintaan tinggi, termasuk Malang–Jakarta dan Surabaya–Jakarta. Tiketnya mulai dari Rp 280.000.

"Pergerakan arus balik mulai terkonsentrasi pada sejumlah rute utama, termasuk dari Malang dan Surabaya menuju Jakarta. Kami memastikan ketersediaan layanan tetap terjaga serta melakukan penyesuaian operasional secara dinamis agar perjalanan pelanggan tetap aman dan lancar."

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S. dalam siaran resmi, dikutip Rabu (25/3/2026).

Baca juga: 5 Tempat Wisata Seru di Malang untuk Liburan, Cek Harga Tiket Masuk

Ia melanjutkan, layanan rute ini tersedia beragam pilihan titik kedatangan strategis, seperti Stasiun DAMRI Kemayoran, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Stasiun DAMRI Cawang, dan Stasiun DAMRI Ciputat.

Septian juga menyampaikan bahwa DAMRI terus memastikan kesiapan layanan pada koridor arus balik guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Selain memastikan ketersediaan tiket, sambungnya, DAMRI juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi operasional di lapangan, termasuk pada jalur utama.

Seperti di koridor Trans Jawa, guna mengantisipasi potensi kepadatan selama periode arus balik.

"Layanan ini melintasi titik naik dan turun yang strategis di wilayah Jabodetabek, sehingga perjalanan lebih efisien dengan minim pemberhentian, cocok bagi masyarakat yang ingin kembali ke Jakarta dengan lebih cepat dan nyaman,” lanjut Septian.

Baca juga: Surabaya Juga Punya Kota Lama, Serasa Kembali ke Masa Kolonial Belanda

Ia juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, serta memanfaatkan kanal pemesanan tiket melalui DAMRI Apps, website damri.co.id, maupun saluran resmi lainnya guna memastikan kelancaran perjalanan kembali ke Jakarta.

Seiring dengan meningkatnya pergerakan arus balik Lebaran 2026 secara nasional, tambahnya, DAMRI terus memperkuat kesiapan operasional guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.

"Serta, berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi darat yang andal dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pelanggan," tutur Septian. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau