Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Enggak Kalah dari Warteg, Ini Cara Bikin Telur Dadar Tahu yang Padat dan Gurih

Kompas.com, 7 September 2025, 11:15 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com - Telur merupakan bahan makanan favorit banyak orang karena praktis, murah, dan bisa diolah menjadi berbagai masakan lezat.

Dari digoreng, direbus, hingga dimasak bersama bumbu balado, telur selalu jadi stok wajib di rumah.

Salah satu menu yang tak kalah populer adalah telur dadar tahu ala warteg. Tambahan tahu membuat dadar telur jadi lebih tebal, padat, dan mengenyangkan. Namun, banyak yang mengeluh hasil buatan rumah tidak selezat buatan warteg.

Baca juga: Resep Perkedel Kentang Tidak Hancur Saat Digoreng, Modal 1 Telur

Tips bikin telur dadar tahu seenak warteg

Supaya tidak gagal, simak tips dan cara membuat telur dadar tahu yang padat dan gurih berikut ini.

1. Pilih telur yang tepat

Gunakan telur ayam negeri berukuran sedang atau besar. Selain rasanya lebih pas, ukuran yang lebih besar juga membuat dadar tahu terlihat lebih tebal dan menggiurkan.

telur ayam negeritelur ayam negeri telur ayam negeri

2. Racik bumbu dengan pas

Bumbu sederhana bisa membuat rasa telur dadar jauh lebih nikmat. Gunakan bawang putih dan bawang bombay sebagai dasar, lalu tambahkan daun bawang atau kucai untuk aroma segar.

Baca juga: Resep Ayam Kecap Pedas Manis Bawang Bombay, Lauk Favorit di Rumah

Jika suka pedas, masukkan irisan cabai merah, hijau, atau paprika. Untuk cita rasa khas, Anda juga bisa menambahkan sedikit kecap inggris, kecap ikan, kecap asin, kecap manis, atau saus tomat sesuai selera.

3. Pilih tahu yang padat

Jenis tahu juga memengaruhi hasil akhir. Gunakan tahu cina karena teksturnya lebih padat dibanding tahu sutra.

Ilustrasi tahu, tahu sutra. WIKIMEDIA COMMONS/DRYPOT Ilustrasi tahu, tahu sutra.

Potong tahu menjadi dadu kecil agar mudah tercampur, atau hancurkan hingga halus jika ingin adonan telur menyatu sempurna.

Baca juga: Resep Tahu Bacem Sederhana, Tanpa Air Kelapa dan Kecap

Tips tambahan: gunakan pisau tajam agar potongan tahu rapi dan tidak hancur.

4. Teknik memasak yang benar

Kunci telur dadar tahu ala warteg adalah ketebalannya. Agar matang merata:

  • Gunakan api kecil supaya bagian dalam matang tanpa gosong.
  • Jika dadar tebal, balik menggunakan dua wajan dengan cara ditangkupkan, lalu masak sisi lainnya hingga matang.
  • Untuk dadar tipis, cukup masak satu sisi tanpa dibalik.
  • Selain tahu, Anda juga bisa menambahkan bahan lain seperti sayuran, ayam, udang, atau ikan untuk variasi rasa.

Membuat telur dadar tahu padat ala warteg ternyata tidak sulit. Dengan pemilihan bahan yang tepat, racikan bumbu pas, serta teknik memasak yang benar, kamu bisa menghadirkan sajian gurih nan tebal seperti di warteg favorit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau