Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Halo Prof! Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Apa yang Orangtua Harus Tahu?

Kompas.com, 31 Mei 2022, 19:00 WIB
Zintan Prihatini,
Shierine Wangsa Wibawa

Tim Redaksi

Halo Prof

Konsultasi kesehatan tanpa antre dokter

Temukan jawaban pertanyaanmu di Kompas.com

KOMPAS.com - Kasus hepatitis akut misterius pada anak telah dikonfirmasi di beberapa negara, termasuk di Indonesia.

Berbeda dengan penyakit yang diakibatkan virus hepatitis A, B, C, D, dan E yang umum terjadi, hingga kini belum diketahui pasti penyebab hepatitis akut misterius.

Adapun salah satu dugaan penyebab dari penyakit tersebut adalah infeksi adenovirus.

Adenovirus sendiri merupakan keluarga virus yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit pada manusia, mulai dari flu biasa hingga infeksi saluran pencernaan.

Baca juga: 6 Dugaan Penyebab Penyakit Hepatitis Akut Anak, Apa Saja?

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dari 33 negara, ada 650 kasus dugaan hepatitis akut pada anak yang belum diketahui penyebabnya, per Jumat 27 Mei 2022.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan juga telah mencatat 16 kasus yang diduga merupakan hepatitis akut berat.

Lantas, apa saja yang harus diketahui orangtua dalam mewaspadai gejala hepatitis akut misterius dan mencegah penularannya?

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai hal tersebut, Kompas.com akan berkolaborasi dengan Dokter Spesialis Anak di Primaya Evasari Hospital, dr Ria Yoanita, Sp.A, CIMI.

Dokter Ria menjalani pendidikan Nutrition and Pediatric Care e learning Harvard Medical School Teaching Hospital tahun 2020. Ia juga menempuh pendidikan Dokter Spesialis Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), tahun 2013 hingga 2017.

Baca juga: WHO Laporkan 650 Kasus yang Diduga Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Obrolan menarik seputar hepatitis misterius pada anak ini, dapat sahabat Kompas.com saksikan secara langsung di beberapa akun resmi Kompas.com, yakni Instagram @kompascom, Facebook @kompascom, dan akun YouTube Kompas.com, pada pukul 14.00 WIB.

Dalam bincang-bincang tersebut, dr Ria akan menjelaskan terkait apa itu hepatitis akut misterius, dan bagaimana penyakit ini disebut hepatitis akut.

Tak hanya itu saja, dr Ria turut memaparkan cara mencegah hepatitis akut misterius pada anak.

Bagi Anda yang ingin ikut bertanya, bisa menuliskan pertanyaan di kolom komentar akun Instagram @kompascom dan Facebook @kompascom.

Anda juga dapat bertanya langsung saat acara Live Instagram Kompas.com yang bertajuk Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Apa yang Orangtua Harus Tahu?; pada Kamis 2 Juni 2022, pukul 16.00 WIB di akun Instagram, Facebook, dan YouTube resmi Kompas.com.

Yuk, catat tanggalnya dan jangan sampai ketinggalan ya!

Kompas.com Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Apa yang Orangtua Harus Tahu?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau