Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 29 Oktober 2023, 20:33 WIB
The Conversation,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

Bisakah kamu menangis di dalam air? - Rosie, usia 17 tahun, Bedford, New Hampshire

Oleh: Geoffrey Bradford

MATA kita secara konstan dilapisi oleh air mata, yang terbuat dari minyak, air, dan lendir.

Ketika seseorang sedang emosional, mata mereka mengeluarkan air mata ekstra untuk memberi tahu orang lain bahwa mereka sedang tidak bahagia, terluka, atau bahkan sangat gembira.

Baca juga: Mengapa Bayi Menangis Sesaat Setelah Lahir?

Menangis melepaskan bahan kimia alami dalam tubuh seperti endorfin yang menghasilkan perasaan bahagia dan mengurangi rasa sakit; serta oksitosin, hormon yang membantu orang merasa terikat dengan orang lain dan membangun kepercayaan dan cinta.

Tangisan yang baik dapat membantu kamu merasa lebih baik.

Air mata itu sendiri juga membantu dalam banyak hal penting lainnya. Saya adalah seorang ahli pediatrik oftalmologi - seorang dokter yang berspesialisasi dalam perawatan mata anak-anak.

Air mata adalah bagian penting dari pekerjaan saya, dan sangat penting untuk menjaga kesehatan mata, bahkan saat kamu tidur di malam hari atau berenang di kolam renang.

Air mata menjaga mata tetap lembap dan sehat

Air mata diproduksi oleh kelenjar lakrimal, atau kelenjar air mata, di kelopak mata bagian atas dan di bawah alis. Tugas utamanya adalah menjaga mata tetap terlumasi dan terlindungi.

Air mata dengan lembut membasahi mata setiap saat untuk mencegah mata mengering. Setiap kali kita mengedipkan kelopak mata, kita membantu lapisan air mata menyebar ke seluruh permukaan mata agar tetap lembap.

Jika kamu memakai lensa kontak yang nyaman, lensa akan mengapung di atas lapisan air mata. Jika air mata terlalu sedikit, lensa kontak dapat menempel di mata dan membuat mata menjadi tidak nyaman.

Saat tidur, air mata yang keluar akan lebih sedikit. Namun, air mata tetap bekerja untuk menjaga kelembapan mata sehingga saat kita bangun, mata kita dapat fokus dengan baik - meskipun kita mungkin membutuhkan kacamata untuk melihat dengan jelas.

Baca juga: Kenapa Ada Orang yang Menangis Saat Marah?

Air mata juga melumasi mata untuk membantu kelopak mata berkedip dengan lancar dan menghindari penggoresan mata – seperti menyalakan air untuk seluncuran kolam renang agar tidak lengket.

Air mata membersihkan debu, asap, serangga, dan benda-benda lain yang mungkin masuk ke dalam mata. Ketika seseorang memiliki alergi terhadap tanaman atau hewan peliharaan, air mata membantu membersihkan iritasi.

Air mata membantu mencegah infeksi mata, dan ketika seseorang terkena infeksi mata merah, air mata membantu membunuh kuman dan membersihkannya. Terakhir, air mata penting untuk membawa nutrisi dari aliran darah ke mata agar mata tetap jernih dan sehat seumur hidup.

Air mata di lingkungan berair

Ketika berenang di bawah air, air mata kita masih ada. Kita masih bisa menangis di dalam air, meskipun air akan membersihkan air mata dengan cepat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau