KOMPAS.com - Makan berbagai buah dan sayuran umumnya dikaitkan dengan gaya hidup sehat. Hal itu disebabkan kandungan gizi dalam buah dan sayuran yang memiliki manfaat bagi tubuh.
Namun, bagi sebagian orang yang memiliki genetik langka, hal tersebut tidak berlaku.
Kondisi genetik langka tersebut bernama Intoleransi Fruktosa Herediter atau Hereditary Fructose Intolerance (HFI).
Para ahli mengatakan, bahkan beberapa potong semangka segar atau tomat kering dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi orang dengan kondisi genetik langka tersebut jika dikonsumsi.
Baca juga: Bulu Anjing di Chernobyl Berubah Warna Jadi Biru, akibat Mutasi Genetik?
Dilansir dari Science Alert, Rabu (5/11/2025), intoleransi fruktosa herediter merupakan kondisi ketika tubuh tidak dapat mengelola gula fruktosa.
Kondisi ini terjadi ketika seseorang tidak memiliki enzim penting bernama aldolase B, yakni enzim yang diperlukan untuk memecah fruktosa.
Akibatnya, fruktosa dapat menumpuk di hati, ginjal, dan usus.
Penumpukan itu dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti kejang, koma, bahkan kematian yang disebabkan gagal hati dan gagal ginjal.
Baca juga: 12 Efek pada Tubuh Saat Berhenti Konsumsi Gula, Apa Saja?
Fruktosa sendiri merupakan bahan alami yang terkandung dalam buah-buahan. Selain buah, gula tersebut juga ada dalam madu, sejumlah sayuran, minuman manis, hingga makanan kemasan seperti kue, biskuit, saus, dan beberapa jenis roti.
Fruktosa juga dapat berupa bahan pemanis yang biasa ditambahkan dalam pemrosesan makanan, misal pembuatan daging olahan atau produk susu.
Selain itu, fruktosa juga dapat berasal dari sukrosa (gula pasir). Saat masuk ke dalam tubuh, sukrosa akan dipecah oleh enzim pencernaan menjadi glukosa dan fruktosa.
Sementara itu, sorbitol (pemanis buatan yang ada dalam permen karet, pasta gigi, atau obat-obatan) tidak mengandung fruktosa secara langsung. Namun, zat ini dapat berubah menjadi fruktosa melalui proses metabolisme.
Hal ini membuat penderita intoleransi fruktosa herediter juga tidak dapat mengonsumsi sukrosa dan sorbitol.
Baca juga: 8 Buah Tinggi Purin dan Fruktosa, Harus Dihindari Penderita Asam Urat
Intoleransi fruktosa herediter diwariskan jika kedua orangtua, baik ayah maupun ibu, membawa gen langka tersebut.
Inilah yang membuat kondisi ini tergolong jarang, yakni hanya dialami sekitar 1 dari 10.000 orang.