Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rencana Pulang Mei 2026 Gagal, Praka Farizal Gugur di Lebanon

Kompas.com, 1 April 2026, 06:00 WIB
Yefta Christopherus Asia Sanjaya

Penulis

KOMPAS.com - Praka Farizal Romadhon (33) dijadwalkan pulang ke Indonesia pada Mei 2026 setelah menuntaskan misi perdamaian di Lebanon. Namun, ia gugur lebih dahulu sebelum kepulangannya terwujud.

Farizal adalah anggota Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (Yonif 113/JS) Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda.

Sebelum gugur, ia tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Farizal sudah bertugas di satuan ini sejak April 2025.

Prajurit asal Kulon Progo, DIY tersebut meninggal dunia akibat serangan artileri yang menghantam area kontingen Indonesia di Adshit Al-Qusyar, Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026) pukul 20.44 waktu setempat.

“Semasa dinas almarhum dikenal sangat rajin beribadah. Orangnya ramah, loyalitas sangat tinggi kepada atasan,” kata Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Kolonel Inf T Mustafa Kamal, dikutip dari Antara, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Danbrigif Ungkap Praka Farizal Gugur Akibat Serangan Artileri Saat Shalat Isya di Lebanon

Jenazah Praka Farizal Romadhon Akan Dipulangkan

Farizal gugur akibat serangan artileri di wilayah penugasan pasukan UNIFIL seiring meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Selain menyebabkan satu orang gugur, serangan tersebut juga melukai beberapa orang, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan. Mereka saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah.

Ia menjelaskan, dua prajurit dengan luka ringan dirawat di Rumah Sakit Level I UNIFIL, sementara satu korban luka berat dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George di Beirut.

"Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut," imbuh Aulia.

“Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” tambahnya.

Baca juga: Praka Farizal Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dimakamkan di Kulon Progo, Sesuai Permintaan Keluarga

Praka Farizal Romadhon Akan Dimakamkan di Kulon Progo

Setelah dilaporkan gugur, pihak keluarga langsung mempersiapkan proses pemakaman Farizal di Kulon Progo.

Farizal memang berasal dari Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo. 

Ia meninggalkan seorang istri, Fafa Nur Azila, dan seorang anak perempuan berusia dua tahun.

Dukuh Ledok, Wakidi, mengatakan bahwa Farizal sempat pulang ke kampung bersama istri dan anaknya saat Lebaran 2025. Namun, mereka tidak mudik tahun ini.

Di mata Wakidi, Farizal merupakan sosok yang aktif di lingkungan dan sering mengikuti aktivitas Karang Taruna ketika masih muda.

"Farizal sering bantu-bantu juga meskipun jauh di Aceh, rajin komunikasi ke sini," ungkap Wakidi, dikutip dari TribunJogja, Selasa.

Keluarga berencana memakamkan almarhum di tempat pemakaman umum yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya.

Saat ini, warga masih menunggu kepastian pemulangan jenazah ke kampung halaman. 

Persiapan juga dilakukan untuk prosesi pemakaman secara militer sebagai penghormatan terakhir.

Baca juga: Jenazah Praka Farizal Dievakuasi, Danbrigif Jelaskan Pemulangan dari Lebanon ke Indonesia

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Sepak Terjang Sultan HB X di Usia 80 Tahun, Raja dan Gubernur DIY 3 Dekade
Sepak Terjang Sultan HB X di Usia 80 Tahun, Raja dan Gubernur DIY 3 Dekade
Yogyakarta
Pekerja Pabrik Garmen Demo di Kantor Bupati Sleman, Tolak Pesangon Rendah
Pekerja Pabrik Garmen Demo di Kantor Bupati Sleman, Tolak Pesangon Rendah
Yogyakarta
Jenazah Praka Farizal Diperkirakan Tiba di Kulon Progo 3 April 2026, Keluarga Tunggu Kepastian
Jenazah Praka Farizal Diperkirakan Tiba di Kulon Progo 3 April 2026, Keluarga Tunggu Kepastian
Yogyakarta
Jelang Paskah, Tim Jibom Brimob Polda DIY Sterilisasi 5 Gereja di Gunungkidul
Jelang Paskah, Tim Jibom Brimob Polda DIY Sterilisasi 5 Gereja di Gunungkidul
Yogyakarta
Rekayasa Lalu Lintas Kirab Budaya Sultan HB X Besok, Cek Lokasi dan Jadwalnya
Rekayasa Lalu Lintas Kirab Budaya Sultan HB X Besok, Cek Lokasi dan Jadwalnya
Yogyakarta
Profil Sri Sultan HB X: Jejak Panjang Menjaga Keistimewaan DIY
Profil Sri Sultan HB X: Jejak Panjang Menjaga Keistimewaan DIY
Yogyakarta
Ribuan Orang Bakal Sowan ke Keraton Yogyakarta saat HUT Sultan HB X, Sejumlah Ruas Ditutup
Ribuan Orang Bakal Sowan ke Keraton Yogyakarta saat HUT Sultan HB X, Sejumlah Ruas Ditutup
Yogyakarta
Kirab Budaya HUT Sri Sultan HB X Digelar 2 April, Rekayasa Lalu Lintas Dimulai Pukul 06.00
Kirab Budaya HUT Sri Sultan HB X Digelar 2 April, Rekayasa Lalu Lintas Dimulai Pukul 06.00
Yogyakarta
Rencana Pulang Mei 2026 Gagal, Praka Farizal Gugur di Lebanon
Rencana Pulang Mei 2026 Gagal, Praka Farizal Gugur di Lebanon
Yogyakarta
Danbrigif Ungkap Praka Farizal Gugur Akibat Serangan Artileri Saat Shalat Isya di Lebanon
Danbrigif Ungkap Praka Farizal Gugur Akibat Serangan Artileri Saat Shalat Isya di Lebanon
Yogyakarta
Praka Farizal Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dimakamkan di Kulon Progo, Sesuai Permintaan Keluarga
Praka Farizal Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dimakamkan di Kulon Progo, Sesuai Permintaan Keluarga
Yogyakarta
Jenazah Praka Farizal Dievakuasi, Danbrigif Jelaskan Pemulangan dari Lebanon ke Indonesia
Jenazah Praka Farizal Dievakuasi, Danbrigif Jelaskan Pemulangan dari Lebanon ke Indonesia
Yogyakarta
Konstruksi Tol Yogya-Solo dan Yogya-Bawen Telah Tersambung
Konstruksi Tol Yogya-Solo dan Yogya-Bawen Telah Tersambung
Yogyakarta
Wabup Kulon Progo Sebut Praka Farizal Pahlawan, Gugur di Lebanon dalam Misi Kemanusiaan
Wabup Kulon Progo Sebut Praka Farizal Pahlawan, Gugur di Lebanon dalam Misi Kemanusiaan
Yogyakarta
Dinkop UMKM DIY Segera Audit SAL Teras Malioboro yang Meledak, Ditargetkan Pekan Ini Selesai
Dinkop UMKM DIY Segera Audit SAL Teras Malioboro yang Meledak, Ditargetkan Pekan Ini Selesai
Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau