Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Raih PSSI Awards 2026, MLSC Siap Jaga Konsistensi Kembangkan Sepak Bola Putri

Kompas.com, 31 Maret 2026, 16:26 WIB
Pratama Yudha,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Apresiasi diberikan PSSI kepada MilkLife Soccer Challenge (MLSC) atas konsistensinya dalam pengembangan sepak bola putri Indonesia.

Program yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini mendapatkan penghargaan dalam PSSI Awards yang digelar pada Sabtu (28/3/2026).

MLSC meraih penghargaaan Grassroots Development Program of the Year dalam acara PSSI Awards yang digelar di Jakarta akhir pekan lalu.

"Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau. Bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, Asprov PSSI, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain yang terus bekerja dari level grassroots sampai sepak bola prestasi," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

"PSSI Awards hadir dengan semangat yang lebih hangat dan lebih membumi dengan memberi penghargaan kepada semua yang selama ini ikut menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup," tambahnya.

Baca juga: Taktik Cair Timnas Indonesia Era John Herdman, Verdonk seperti Bunglon

Dipersembahkan untuk Mendiang Hartono

Penghargaan untuk MLSC diterima langsung oleh Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono.

Dia mengatakan apresiasi ini menjadi motivasi bagi pihaknya untuk menjaga konsistensi dalam mengembangkan program MLSC.

Teddy juga tak lupa mendedikasikan penghargaan ini untuk mendiang Michael Bambang Hartono yang baru saja berpulang beberapa waktu lalu.

"Penghargaan ini didedikasikan untuk mendiang Bapak Michael Bambang Hartono yang bersama Robert Budi Hartono serius membangun fondasi pembinaan olahraga yang dilakukan Djarum Foundation dan juga bagi semua pihak yang bekerja di balik layar demi suksesnya MilkLife Soccer Challenge," ujar Teddy Tjahjono dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Aksi pemain dalam pertandingan final KU 12 MLSC Seri 1 2025-2026 yang mempertemukan SDN 026 Bojongloa melawan SDN 004 Cisaranten Kulon di Lapangan Chandradimuka Pusdikif, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/9/2025).
DJARUM FOUNDATION Aksi pemain dalam pertandingan final KU 12 MLSC Seri 1 2025-2026 yang mempertemukan SDN 026 Bojongloa melawan SDN 004 Cisaranten Kulon di Lapangan Chandradimuka Pusdikif, Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/9/2025).

"Pada masa mendatang, kami berharap MLSC bisa menjangkau lebih banyak talenta usia dini yang kelak bisa diasah menjadi pesepak bola putri profesional dan bisa memperkuat tim nasional," lanjutnya.

Baca juga: Jay Idzes Nilai Positif Era Baru Timnas Indonesia: Sayang Tidak Menang

Sejak awal digulirkan pada 2023 d Kudus, kini MLSC telah menjangkau 12 kota di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Samarinda dan Banjarmasin.

Di setiap kota tersebut, kompetisi akan diadakan dua kali dalam satu tahun.

Peningkatan Jumlah Peserta

Kuantitas peserta MLSC juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan di setiap seri. Pada Seri 1 2024, tercatat 5.163 peserta turut andil. Sementara Seri 2 2024 meningkat sebanyak 10.051 siswi berpartisipasi.

Lalu pada MLSC Seri 1 2025-2026, peserta meningkat, yaitu 17.492. Sehingga, secara total MLSC sudah diikuti oleh 32.706 calon pesepak bola putri Tanah Air yang ambil bagian sejak pertama kali kompetisi ini diselenggarakan.

Selain mempertandingkan format 7 vs 7 untuk KU 10 dan KU 12, MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 juga menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8, serta Skill Challenge yang menjadi sarana pengenalan dan pengembangan kemampuan dasar sepak bola sejak usia dini.

Baca juga: Aji Santoso Sebut Timnas Indonesia Kalah Skor, Permainan Tidak Kalah

Setelah dua seri rampung di seluruh kota penyelenggaraan, program ini akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars, yang mempertemukan talenta terbaik di setiap kota hasil kurasi sepanjang turnamen dan mengikuti pelatihan intensif pada MilkLife Soccer Extra Training. 

Terdapat perbedaan format pertandingan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026, yakni yang sebelumnya 7 vs 7 kini menjadi 9 vs 9.

MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026 diagendakan digelar pada bulan Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Mereka akan mewakili kota masing-masing untuk memperebutkan podium juara.

Adapun MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025-2026 akan kembali bergulir mulai April di sejumlah kota, antara lain Samarinda, Bekasi, Banjarmasin, Kudus, Surabaya, dan Malang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona
Liga Spanyol
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Putri KW Fokus Kurangi Kesalahan Sendiri Jelang Kejuaraan Asia 2026
Badminton
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Hector Souto Siapkan Program Uji Coba Timnas Futsal Indonesia ke Spanyol dan Brasil
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman
Timnas Indonesia
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Persiapan Minim, Hector Souto Tak Patok Target Tinggi di Piala AFF Futsal 2026
Timnas Indonesia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Bekal dari Tur Eropa, Alwi Farhan Kian Matang Tatap Kejuaraan Asia
Badminton
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Justin Hubner dan Jennifer Coppen Prewedding Pakai Adat Jawa
Timnas Indonesia
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre
Liga Inggris
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Menanti 40 Tahun, Irak Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026
Liga Champions
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Daftar Lengkap 48 Tim di Piala Dunia 2026: Irak Lolos, Curacao Ukir Sejarah
Internasional
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Italia Gagal ke Piala Dunia: Air Mata Gennaro Gattuso, Perih Buffon
Internasional
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Malaysia Gagal ke Piala Asia 2027, Peter Cklamovski Akui Keunggulan Vietnam
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia Era John Herdman: Menjanjikan, tapi Masih Banyak PR
Timnas Indonesia
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Cerita Dony Tri Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Dapat Petuah Verdonk
Timnas Indonesia
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Jadwal Babak 16 Besar Piala Gubernur DKI Jakarta, ASIOP Tancap Gas
Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau