Penulis
KYIV, KOMPAS.com - Ukraina bersiap mengirimkan spesialis drone militer ke negara-negara Teluk untuk membantu menangkis serangan pesawat nirawak (drone) Iran.
Langkah ini diambil setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka meminta bantuan Ukraina dalam menghadapi ancaman drone Teheran.
Permintaan bantuan ini bukan tanpa alasan. Ukraina dinilai memiliki pengalaman tempur yang mumpuni dalam menghadapi drone Rusia yang dirancang serupa dengan drone Shahed buatan Iran.
Ukraina berhasil mengembangkan sistem pertahanan serbaguna dengan biaya efisien yang mampu menjatuhkan ratusan drone dalam sekali operasi.
Lantas, bagaimana cara rudal Ukraina lawan drone Iran?
Baca juga: Israel Rilis Video Hancurkan Bunker Khamenei, Kerahkan 50 Jet Tempur
Dikutip dari AFP, perusahaan senjata swasta di Ukraina telah memelopori pengembangan drone pencegat sekali pakai yang murah dan ringan.
Senjata ini berfungsi untuk menabrak dan menjatuhkan pesawat tanpa awak musuh dari langit.
Drone pencegat sebagian besar dikendalikan melalui kamera internal yang mengirimkan gambar secara real-time kepada pilot di darat.
Akhir tahun lalu, Presiden Volodymyr Zelensky merilis dokumentasi saat pesawat pencegat ini menghantam drone Shahed.
Zelensky bahkan telah menginstruksikan produsen lokal untuk memproduksi hingga 1.000 unit per hari.
Panglima Tertinggi Ukraina, Oleksandr Syrsky, menjelaskan bahwa efektivitas senjata ini sangat tinggi.
Sekitar 70 persen dari seluruh drone yang diluncurkan Rusia ke wilayah Kyiv pada Februari lalu berhasil dilumpuhkan oleh pesawat pencegat ini.
Baca juga: AS Tak Peduli Rusia Bantu Iran, Klaim Intelijennya Tahu Semua
Panglima tertinggi Ukraina, Oleksandr Syrsky, menjelaskan, sekitar 70 persen dari semua drone yang diluncurkan Rusia ke Kyiv dan wilayah sekitarnya pada Februari berhasil ditembak jatuh oleh pesawat pencegat.
Satu unit pencegat rudal dapat berharga mulai dari 700 dollar AS (Rp 11,8 juta) hingga 12.000 dollar AS (Rp 20 juta).
Bahkan jenis yang paling mahal pun hanya sebagian kecil dari harga satu rudal yang ditembakkan dari baterai pertahanan udara Patriot AS, yang diperkirakan berharga lebih dari 1 juta dollar AS.