Penulis
MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah pesawat angkut militer Rusia jenis Antonov-26 (An-26) dilaporkan jatuh saat melakukan penerbangan di atas semenanjung Krimea pada Selasa (31/3/2026).
Insiden tragis ini menewaskan seluruh orang yang berada di dalam pesawat, yakni sebanyak 29 orang, sebagaimana dilansir AFP.
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi, pesawat tersebut kehilangan kontak sekitar pukul 18.00 waktu Moskwa saat tengah menjalankan penerbangan terjadwal.
Baca juga: Spanyol Resmi Tutup Ruang Udara bagi Pesawat Militer AS, Tolak Perang Iran
"Tim pencari dan penyelamat telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat An-26," ungkap Kementerian Pertahanan Rusia sebagaimana dilaporkan kantor berita TASS, Rabu (1/4/2026).
"Menurut laporan dari lokasi kejadian, enam anggota awak dan 23 penumpang yang berada di dalam pesawat tewas," lanjut Kementerian Pertahanan Rusia.
Setelah melakukan penyisiran di lokasi kejadian, tim penyelamat menemukan puing-puing pesawat namun tidak menemukan adanya penyintas.
Terkait penyebab kecelakaan, laporan awal menunjukkan adanya masalah internal pada armada tersebut.
Baca juga: 16 Pesawat AS Lumpuh Sepanjang Perang Iran, Lampaui Operasi Irak dan Libya
Pihak kementerian mengindikasikan bahwa kegagalan teknis kemungkinan besar menjadi penyebab utama jatuhnya pesawat.
Berdasarkan pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda dampak eksternal atau serangan yang mengenai badan pesawat sebelum jatuh.
"Pada tahap ini, kegagalan teknis kemungkinan besar menjadi penyebab kecelakaan," tulis pernyataan resmi tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia juga menekankan bahwa tidak ada indikasi keterlibatan pihak luar dalam insiden ini.
Baca juga: Bawa 125 Orang, Pesawat Militer Kolombia Jatuh Saat Lepas Landas
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang