KOMPAS.com- Obrolan seputar red flag, gaslighting, dan hubungan toksik, kini semakin marak di media sosial. Namun, ciri hubungan yang tidak sehat jauh lebih kompleks dari sekadar istilah tren tersebut dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.
Spesialis rehabilitasi psikososial, Kendra Cherry, MS, menuturkan bahwa tanda-tanda hubungan yang merugikan ini sering "menyusup" dan berkembang tanpa disadari oleh pasangan.
"Masalahnya adalah, meskipun beberapa hubungan jelas toksik atau bahkan kasar, banyak pola hubungan yang tidak sehat dapat berkembang dari waktu ke waktu dan jauh lebih halus," tulis Cherry dalam artikelnya di Verywell Mind, disadur pada Minggu (29/3/2026).
Baca juga: Bare Minimum: Memahami Batas Usaha dalam Sebuah Hubungan
Setiap jalinan asmara tentu memiliki keunikannya sendiri dan terus berproses seiring berjalannya waktu.
Sebuah ikatan yang pada awalnya dimulai dengan fondasi yang sehat bisa saja secara bertahap memunculkan masalah pelik yang harus segera ditangani.
"Hubungan seperti itu sering mengalami peningkatan ketegangan, konflik, dan stres. Meskipun masalah ini umum terjadi dalam hubungan romantis, masalah ini juga dapat memengaruhi hubungan dengan anggota keluarga, teman, dan rekan kerja," tutur Cherry.
Lantas, apa saja hal-hal yang menandakan bahwa kamu sedang menjalani hubungan yang tidak sehat?
Baca juga: Kenapa Gen Z Lebih Sensitif Soal Perbedaan Usia dalam Hubungan Asmara?
Ilustrasi pasangan bertengkar.Dalam hubungan yang tidak sehat, salah satu pihak sering kali berusaha menguasai kehidupan pasangannya lewat manipulasi maupun intimidasi secara halus.
Terkadang, sikap yang terlihat terlalu protektif dan penuh kemesraan, sengaja digunakan sebagai kedok untuk memantau aktivitas dan membatasi kebebasan.
"Kontrol juga dapat bermanifestasi sebagai posesif dan cemburu. Meskipun merupakan emosi normal, keduanya menjadi tidak sehat ketika seseorang mencoba mengendalikan tindakan orang lain, melampiaskan kemarahan, atau membuat tuduhan perselingkuhan," kata Cherry.
Baca juga: 4 Tanda Cemburu yang Toxic dan Merusak Hubungan, Kenali Sebelum Terlambat
Fondasi yang rapuh biasanya ditandai dengan hilangnya rasa percaya secara perlahan. Kamu mungkin mulai merasa perlu menyembunyikan sesuatu, atau sebaliknya, merasa curiga bahwa pasangan menyimpan rahasia rapat-rapat.
Membangun kepercayaan menuntut kedua belah pihak untuk berani saling terbuka dan membagikan informasi pribadi.
Sayangnya, gaya keterikatan masa kecil atau trauma masa lalu kerap membuat seseorang kesulitan untuk memercayai pasangannya saat menjalin komitmen dewasa.
Baca juga: 9 Tanda Pasangan Punya Masalah Kepercayaan
Hilangnya rasa hormat bisa muncul dalam berbagai wujud nyata, mulai dari sikap meremehkan hingga secara sengaja merendahkan harga diri pasangan di depan umum.