Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MotoGP Mandalika 2025 Sumbang Ekonomi Nasional Rp 4,96 Triliun

Kompas.com, 1 April 2026, 10:48 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Kawasan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat, mencatat dampak ekonomi nasional sebesar Rp 4,96 triliun.

Angka tersebut berdasarkan studi yang disusun oleh Lembaga Teknologi Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI ITB).

Capaian ini menegaskan ajang MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya menjadi perhelatan olahraga internasional, tetapi juga berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi nasional maupun daerah.

Baca juga: Jadi Pelengkap Wisata Labuan Bajo, Ini Jurus ITDC Gaet Turis Berkunjung ke Golo Mori

Penonton MotoGP mulai ramai di Sirkuit Mandalika, Sabtu (4/10/2025).KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUM Penonton MotoGP mulai ramai di Sirkuit Mandalika, Sabtu (4/10/2025).

Dalam siaran pers ITDC, Rabu (1/4/2026), disebutkan event tersebut menarik 140.324 penonton.

Tingkat okupansi hotel mencapai 100 persen di kawasan Mandalika, dengan rata-rata okupansi sebesar 93 persen di Pulau Lombok dan 90 persen di Kota Mataram.

Selain itu, lebih dari 600 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal terlibat dalam kegiatan tersebut.

Event ini juga menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja, dengan 67 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.

Baca juga: ITDC dan Jasaraharja Putera Teken Kontrak Asuransi Aset Sirkuit Mandalika

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 sekaligus Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan Mandalika merupakan investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem sport tourism di Indonesia.

Dia menuturkan, pengembangan The Mandalika merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan ekosistem sport tourism di Indonesia yang mampu mengintegrasikan sektor olahraga, sektor pariwisata dan pengembangan ekonomi lokal, termasuk UMKM.

"Pelaksanaan event internasional yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit terbukti mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah,” ujar Troy.

MotoGP Mandalika 2025 diproyeksikan menggerakkan UMKM dan pariwisata di Lombok.DOK. Pertamina MotoGP Mandalika 2025 diproyeksikan menggerakkan UMKM dan pariwisata di Lombok.

Ia menambahkan, ITDC sebagai bagian dari InJourney Group berkomitmen untuk menjadikan kawasan The Mandalika, termasuk sirkuit dan berbagai event di dalamnya, sebagai bagian dari pengembangan destinasi sport tourism nasional.

Baca juga: ITDC dan Melia Bali Perpanjang Kerja Sama Sewa Lahan di Nusa Dua sampai 2063

“Berdasarkan studi dampak ekonomi yang disusun LETMI ITB, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan estimasi dampak ekonomi nasional mencakup peningkatan aktivitas pariwisata, perputaran ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap penguatan national branding Indonesia di mata dunia. Angka ini mencerminkan multiplier effect yang jauh melampaui biaya penyelenggaraan event,” ungkap dia.

Lebih lanjut, perusahaan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan keberlanjutan penyelenggaraan event internasional tersebut dengan skema yang semakin optimal dan berkelanjutan.

Troy mengungkapkan, InJourney Group dan ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, serta memastikan setiap langkah bisnis memberikan nilai tambah yang berkelanjutan, baik bagi perseroan, negara, maupun masyarakat luas.

"Dengan metode pengembangan yang kami lakukan, kami optimistis akan mampu menjadikan The Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia sekaligus memperkuat daya saing di dunia,” ujar Troy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau