Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nissan Leaf Jadi Mobil Listrik Terlaris

Kompas.com, 21 Februari 2019, 12:24 WIB
Setyo Adi Nugroho,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

Sumber QZ

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Nissan Leaf jadi produk mobil listriknya yang berhasil merajai penjualan mobil listrik dunia. Dari catatan yang dikeluarkan Center for Solar Energy and Hydrogen Research Baden-Wurttemberg (ZSW), produk plug in electric vehicle tersebut terjual sebanyak 363.940 unit di seluruh dunia, sepanjamg 2018.

Kesuksesan ini tidak lain karena Leaf sudah dijual sejak satu dekade lalu di pasaran Amerika dan Jepang. Meski bayang-bayang perusahaan mobil listrik seperti Tesla dan BYD dari China berkembang belakangan ini, Leaf nampak tidak memiliki rival sepadan dari sisi kepopuleran penjualan.

Dari catatan penjualan global tersebut Tesla Model S berada di urutan kedua dengan penjualan 243.200 unit, disusul BAIC EC-series dengan total 172.850 unit di tempat ketiga.  Dari data tersebut diketahui juga bahwa kendaraan listrik di seluruh dunia sudah mencapai 5,6 juta unit pada 2018 lalu, naik 64 persen dari 2017 dengan terhitung model EV dan plug-in hybrid.

Nissan Leaf sendiri merajai pasar Eropa, dimana pabrikan China belum bisa masuk ke dalamnya. Leaf populer di negara seperti Norwegia yang tercatat memiliki 12.000 unit kendaraan listrik tersebut.

Baca juga: Nissan Mau Jual New Leaf di Indonesia

Data penjualan mobil listrik di seluruh dunia keluaran Center for Solar Energy and Hydrogen Research Baden-Wurttemberg (ZSW)QZ.com Data penjualan mobil listrik di seluruh dunia keluaran Center for Solar Energy and Hydrogen Research Baden-Wurttemberg (ZSW)

Nissan Leaf menggunakan motor listrik EM57 dimana motor tersebut mampu mengeluarkan tenaga 150 ps pada putaran 3.283 sampai 9.795 rpm. Torsinya cukup besar yakni 320 Nm pada 0 sampai 3.283 rpm.

Leaf menggunakan baterai tipe Li-ion dengan kapasitas 40 kWH yang mampu menempuh 400 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Untuk pengisian daya normal membutuhkan waktu 16 jam, quick charging dengan baterai terisi 80 persen membutuhkan waktu 40 menit.

Nissan Leaf sendiri pernah diperlihatkan pada ajang pameran otomotif nasional beberapa waktu lalu. Pihak Nissan Motor Indonesia ingin memperkenalkan model kendaraan listrik mereka untuk memperlihatkan kesiapan bila Indonesia ingin masuk ke era kendaraan listrik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau