Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menembus Jarak dari Kota Bertuah ke Danau Toba Bersama Veloz Hybrid

Kompas.com, 31 Januari 2026, 14:42 WIB
Stanly Ravel

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Berangkat dari Pekanbaru, tim Kompas.com yang mendapat giliran estafet Veloz Hybrid EV Lintas Nusa menempuh perjalanan ratusan kilometer menuju Samosir, Sumatera Utara.

Tak sekadar menikmati suguhan keindahan alam Danau Toba, perjalanan ini juga menjadi kesempatan untuk menyambangi sejumlah destinasi menarik yang bisa dibilang jarang dijamah. Namun sebelum sampai di sana, ratusan kilometer lintasan dengan ragam karakter medan sudah menanti untuk dilalui.

Kesempatan tersebut sekaligus menjadi momen pembuktian New Veloz Hybrid EV, baik dari sisi performa, efisiensi bahan bakar, maupun kenyamanan. Terlebih, sebelum giliran kami, mobil ini telah menuntaskan perjalanan panjang dari Sirkuit Mandalika, Lombok, hingga akhirnya tiba di Pulau Sumatera.

Baca juga: Usai Tempuh 3.000 Km, Veloz Hybrid Lintas Nusa Kini Sambangi Sumatera

Toyota Veloz Hybrid EV Lintas NusaKOMPAS.com/OTOMOTIF Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa

Berdasarkan informasi pada trip meter saat penyerahan unit, total jarak tempuh Veloz Hybrid EV yang kami gunakan untuk melanjutkan ekspedisi telah menyentuh 5.837 kilometer sejak pertama memulai perjalanan Lintas Nusa pada 2 Desember 2025.

Kota Bertuah

Sebelum meninggalkan Pekanbaru yang dikenal dengan julukan “Kota Bertuah”, tim Kompas.com membawa Veloz Hybrid EV untuk sejenak mengeksplorasi sisi budaya dan kuliner khas daerah ini.

Toyota Veloz Hybrid EV Lintas NusaKOMPAS.com/OTOMOTIF Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa

Destinasi pertama adalah peninggalan sejarah Kerajaan Sultan Syarif Kasim II berupa rumah kayu yang berada di tepian Sungai Siak. Bangunan yang akrab disebut Rumah Singgah Tuan Kadi ini telah berdiri sejak 1896 dan hingga kini masih mempertahankan visual khas rumah Melayu.

Perjalanan berlanjut menyusuri gang sempit menuju Rumah Tenun Kampung Bandar untuk menyaksikan proses pembuatan kain songket. Menariknya, seluruh proses masih dikerjakan menggunakan alat tenun bukan mesin alias manual.

Baca juga: Toyota Umumkan Harga Resmi Veloz Hybrid di IIMS 2026

Sebagai penutup, dengan kondisi baterai yang optimal, Veloz Hybrid EV kami ajak menyusuri rute perkotaan menggunakan mode EV.

Toyota Veloz Hybrid EV Lintas NusaKOMPAS.com/OTOMOTIF Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa

Roda berputar sepenuhnya mengandalkan motor listrik hingga akhirnya kami tiba di rumah makan Mie Sagu, kuliner khas yang menjadi menu wajib di perjalanan kali ini.

Kerasnya Lintas Sumatera

Perjalanan panjang Veloz Hybrid EV Lintas Nusa berlanjut dari Pekanbaru menuju kawasan Danau Toba. Jalur yang dilalui terbilang beragam dan menjadi medan pengujian menyeluruh, mulai dari performa, kenyamanan, hingga efisiensi bahan bakar.

Tak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Setelah mendapatkan posisi berkendara yang pas berkat pengaturan jok fleksibel serta kemudi dengan fitur tilt dan telescopic, Veloz Hybrid EV langsung kami pacu menghadapi kerasnya Jalur Lintas Sumatera.

Toyota Veloz Hybrid EV Lintas NusaKOMPAS.com/OTOMOTIF Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa

Melintasi Tol Pekanbaru–Dumai dengan dominasi lintasan lurus dan aspal mulus, Veloz Hybrid EV melaju tanpa perlu usaha berlebih.

Pengemudi dan penumpang pun dimanjakan oleh head unit layar sentuh dengan konektivitas wireless Apple CarPlay dan Android Auto, membuat perjalanan tetap nyaman tanpa distraksi berlebihan.

Baca juga: 4 Pulau dan Ribuan Kilometer, Ekspedisi Veloz Hybrid Berakhir di Medan

Sekitar satu jam melaju di jalan tol, perjalanan berlanjut ke jalur arteri Lintas Sumatera yang menawarkan tantangan berbeda. Untuk rute kali ini, sekitar 75 persen perjalanan Kompas.com bersama Veloz Hybrid EV Lintas Nusa didominasi ruas non-tol.

Truk-truk bermuatan besar, lebar jalan yang terbatas, serta kondisi aspal yang tak selalu rata sepanjang lebih dari 350 kilometer menjadi menu utama. Tak hanya performa mesin, ketangguhan kaki-kaki juga diuji.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau