Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hitungan Mudik Jakarta–Semarang Pakai Toyota Veloz Hybrid

Kompas.com, 13 Maret 2026, 03:22 WIB
Aprida Mega Nanda,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan mudik dari Jakarta menuju Semarang menjadi salah satu rute favorit masyarakat setiap musim Lebaran. Selain jaraknya cukup jauh, jalur ini juga sudah terhubung penuh dengan Jalan Tol Trans-Jawa sehingga perjalanan bisa ditempuh lebih cepat dan nyaman.

Seiring berkembangnya kendaraan elektrifikasi di Indonesia, mobil di segmen hybrid kini juga mulai dipertimbangkan untuk perjalanan jarak jauh, termasuk untuk mudik. Salah satunya adalah Toyota Veloz Hybrid yang belum lama ini diluncurkan di Tanah Air.

Model ini merupakan mobil hybrid terbaru dari Toyota Indonesia dengan harga paling terjangkau di segmennya dan mulai didistribusikan ke konsumen Februari 2026.

Baca juga: Jasa Marga Kebut Perbaikan Jalan Tol Jelang Mudik Lebaran 2026

Lalu berapa biaya yang perlu disiapkan apabila melakukan perjalanan dari Jakarta ke Semarang menggunakan Veloz Hybrid?

Ada beberapa faktor yang dihitung dalam estimasi mudik menggunakan Veloz Hyrbid yaitu tarif tol dan bensin alias konsumsi bahan bakar. Untuk diketahui pengguna jalan tol yang menempuh perjalanan dari Jakarta ke Semarang setidaknya akan melintasi delapan ruas tol.

Berikut rincian ruas tol Jakarta-Semarang sekaligus besaran tarifnya khusus untuk kendaraan golongan 1:

- Tol Jakarta–Cikampek dan MBZ: Rp 27.000
- Tol Cikampek–Palimanan: Rp 132.000
- Tol Palimanan–Kanci: Rp 13.500
- Tol Kanci–Pejagan: Rp 31.500
- Tol Pejagan–Pemalang: Rp 66.000
- Tol Pemalang–Batang: Rp 53.000
- Tol Batang–Semarang: Rp 144.500
- Tol Semarang ABC: Rp 6.000
Total : Rp 473.500

Interior Toyota Veloz Hybridtoyota Interior Toyota Veloz Hybrid

Pada periode 15 Maret pukul 00.00 WIB hingga 16 Maret pukul 24.00 WIB, pengguna jalan tol akan memperoleh diskon tarif tol Mudik 2026 khusus untuk segmen perjalanan Jakarta–Semarang.

Diskon tarif Tol Jakarta Semarang 2026 adalah sebesar Rp 142.050. Setelah potongan harga tersebut diterapkan, tarif tol Jakarta Semarang untuk kendaraan golongan I menjadi sekitar Rp 331.450.

Berdasarkan tes yang pernah dilakukan Kompas.com, konsumsi bahan bakar tercatat Veloz Hybrid sekitar 25 km per liter. Angka ini digunakan sebagai acuan perhitungan agar lebih mendekati kondisi penggunaan nyata.

Baca juga: Pentingnya Dua Jalan Daendels di Utara dan Selatan Jawa

Dengan jarak Jakarta-Semarang yang mencapai 441 Km, maka Veloz Hybrid akan membutuhkan sekitar 20 liter. Dengan harga Pertamax (RON 92) Rp 12.300 per 12 Maret 2026, maka biaya yang dibutuhkan adalah Rp 246.000.

Jadi, jika ditotal untuk perjalanan mudik Jakarta-Semarang menggunakan Veloz Hybrid dengan BBM jenis Pertamax, maka kisarannya Rp 719.500 (tanpa diskon tol), dan Rp 557.450 (dengan diskon tol).

Perhitungan tersebut tidak bersifat mutlak dan konsumsi BBM tiap kendaraan juga bisa berbeda-beda. Sebab, banyak faktor yang dapat mempengaruhi konsumsi BBM, seperti bobot yang dibawa, tekanan udara pada ban, kecepatan rata-rata, gaya berkendara, serta kondisi cuaca dan lalu lintas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau