Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

One Way Nasional Masih Berlaku, One Way Lokal Semarang Dihentikan

Kompas.com, 20 Maret 2026, 03:02 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas berupa one way nasional dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung di ruas Jalan Tol Batang-Semarang masih diberlakukan.

Kebijakan ini merupakan diskresi Kepolisian untuk mendukung kelancaran arus kendaraan yang mengarah ke wilayah timur Trans Jawa pada periode arus mudik Idulfitri 1447 H/2026.

Baca juga: One Way Lokal Tol Semarang Masih Berlaku, Lalin Lancar

Namun, berdasarkan evaluasi kondisi lalu lintas di lapangan, JTT melakukan penyesuaian terhadap rekayasa lalu lintas lainnya.

Arus lalin di Km 57 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek , Rabu (18/3/2026) pukul 17.00 WIB.KOMPAS.COM/FARIDA Arus lalin di Km 57 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek , Rabu (18/3/2026) pukul 17.00 WIB.

One way lokal yang sebelumnya diberlakukan dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 459 Salatiga kini telah dihentikan.

Dengan penghentian tersebut, arus lalu lintas di ruas Tol Semarang ABC hingga Semarang–Solo telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

Baca juga: Ini Biang Macet di Tol Layang MBZ Saat Puncak Arus Mudik

VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi lalu lintas yang mulai terkendali.

One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap Arus Mudik Lebaran 2026 Dimulai besok, Ini Jadwal dan LokasinyaKOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap Arus Mudik Lebaran 2026 Dimulai besok, Ini Jadwal dan Lokasinya

“Sejak pukul 21.00 WIB, rekayasa lalu lintas one way lokal dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 459 Salatiga telah dihentikan mengingat volume lalu lintas di ruas tersebut telah kembali normal," ujar Ria, dalam keterangan resminya.

"Sementara itu, rekayasa lalu lintas one way nasional masih terus diberlakukan dari KM 70 Cikampek Utama hingga KM 414 Kalikangkung dan akan terus kami pantau bersama Kepolisian guna memastikan kelancaran arus mudik,” kata Ria.

Ria menambahkan, penyesuaian rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional mengikuti dinamika di lapangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau