Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Car Free Night Digelar di Jakarta Malam Takbiran, Catat Waktunya

Kompas.com, 20 Maret 2026, 04:02 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan cara baru merayakan malam takbiran melalui pergelaran Car Free Night di jantung Ibu Kota.

Acara ini akan berlangsung di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Sudirman, Jumat (20/3/2026), mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.

Dengan tema “Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain”, kawasan Bundaran HI akan disulap menjadi pusat perayaan yang meriah. Beragam atraksi disiapkan, mulai dari rampak beduk, festival 1.000 beduk, hingga pawai obor yang melibatkan 5.000 peserta.

Baca juga: Ini Biang Macet di Tol Layang MBZ Saat Puncak Arus Mudik

Takbiran Idul Fitri 2025 untuk Muhammadiyah sudah ditetapkan pada 31 Maret 2025, lalu malam takbiran 2025 tanggal berapa untuk NU?MUH. AMRAN AMIR Takbiran Idul Fitri 2025 untuk Muhammadiyah sudah ditetapkan pada 31 Maret 2025, lalu malam takbiran 2025 tanggal berapa untuk NU?

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan visual, seperti dancing fountain, lighting show, laser show, hingga flying LED show.

Suasana religius turut dihadirkan melalui tausiah oleh Ustaz Akri serta penampilan spesial dari Hadad Alwi, yang akan menambah kekhidmatan malam takbiran.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, kegiatan ini merupakan terobosan untuk memberikan pengalaman baru bagi warga dalam menikmati malam takbiran.

Baca juga: Indomobil Emotor: Konsumen Motor Listrik Pilih Bayar Tunai

Kapolsek Menteng AKBP Samian saat memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meninggalkan kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pads Sabtu (22/4/2023) dini hari. Dzaky Nurcahyo Kapolsek Menteng AKBP Samian saat memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meninggalkan kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pads Sabtu (22/4/2023) dini hari.

“Saya sudah menyetujui untuk kegiatan malam itu mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB, kita akan mengadakan acara yang disebut dengan Car Free Night,” ujar Pramono dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).

Selain sebagai hiburan, Car Free Night juga menjadi bagian dari program ‘Mudik ke Jakarta’, yang mengajak masyarakat merayakan Idul Fitri dengan suasana Ibu Kota yang lebih terbuka dan inklusif.

Untuk mendukung kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

Baca juga: Kawasaki KLE 500 Vs Morbidelli T502X, Motor Adventure Jepang dan China

Antrean berfoto di Sky Deck Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat.KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU Antrean berfoto di Sky Deck Halte Transjakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat.

Selama acara berlangsung, kendaraan pribadi dilarang melintas di ruas Jalan MH Thamrin hingga Sudirman demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk, tetapi Transjakarta tetap beroperasi sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan menikmati acara,” kata Pramono.

Meski akses kendaraan pribadi dibatasi, masyarakat tetap dapat mengandalkan layanan Transjakarta yang beroperasi normal sebagai alternatif transportasi menuju lokasi acara.

Dengan konsep Car Free Night ini, malam takbiran di Jakarta diharapkan menjadi lebih semarak sekaligus nyaman, serta menjadi ruang kebersamaan bagi warga untuk merayakan Idul Fitri dengan penuh sukacita.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau