Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanpa Alat Khusus, Ini Cara Sederhana Cek Aki Mobil Bekas

Kompas.com, 30 Maret 2026, 16:21 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat berburu mobil bekas, banyak calon pembeli fokus pada kondisi mesin dan tampilan eksterior, tetapi sering melupakan satu komponen penting, yakni aki.

Kondisi aki tentu menentukan apakah mobil bisa langsung digunakan dengan nyaman atau justru menimbulkan biaya tambahan setelah dibeli.

Menurut Gazoel Amin, pemilik Bantu Cek, kondisi aki sebenarnya bisa diketahui tanpa harus menggunakan alat khusus seperti battery tester.

Baca juga: Tanda BBM yang Digunakan Tak Cocok dengan Spesifikasi Mesin Mobil

“Cara paling mudah adalah dengan melihat indikator yang biasanya ada di bagian atas aki. Kalau warnanya masih hijau, umumnya kondisi aki masih bagus dan siap digunakan,” kata Gazoel kepada Kompas.com, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, indikator pada aki umumnya memiliki beberapa warna yang menunjukkan kondisi berbeda. Warna hijau menandakan aki dalam kondisi baik, sementara warna lain seperti merah atau putih bisa menjadi tanda aki mulai bermasalah.

Bila indikator menunjukkan kondisi lemah, pemilik mobil tidak selalu harus langsung mengganti aki.

Pada aki basah, kondisi tersebut bisa diatasi dengan menambah air aki sesuai kebutuhan. Namun, jika kondisi sudah terlalu lemah, penggantian tetap menjadi solusi terbaik.

Proses pemeriksaan aki mobil di Berkah Aki JayaBerkah Aki Jaya Proses pemeriksaan aki mobil di Berkah Aki Jaya

Selain melihat indikator, calon pembeli juga bisa mengecek kondisi aki melalui gejala yang muncul saat mobil dinyalakan. Misalnya, suara starter terdengar lemah atau mesin sulit hidup, yang bisa menjadi tanda daya aki sudah menurun.

Gazoel menambahkan, pengecekan sederhana lain bisa dilakukan dengan menyalakan lampu atau perangkat elektronik di dalam mobil. Kalau intensitas cahaya terlihat redup atau tidak stabil, hal ini patut dicurigai sebagai tanda aki mulai drop.

“Walaupun sederhana, cara-cara ini cukup membantu untuk mengetahui kondisi awal aki. Jadi, pembeli mobil bekas bisa lebih waspada sebelum memutuskan untuk membeli,” ujarnya.

Baca juga: Hanya Putar Setir, Anda Bisa Tahu Kondisi Kaki-Kaki Mobil

Dengan melakukan pengecekan dasar tersebut, calon pembeli bisa menghindari pengeluaran tambahan yang tidak terduga. Mengingat harga aki mobil bisa mencapai jutaan rupiah, memastikan kondisinya sejak awal tentu menjadi langkah yang bijak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau