Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Mudik Ferdhinal: Jalur Alternatif Kaki Gunung Marapi hingga Menyusuri One Way di Lembah Anai

Kompas.com, 24 Maret 2026, 14:41 WIB
Dharma Harisa,
Novita Rahmawati

Tim Redaksi

Jalur Paninjauan—Sawah Parik memang dikenal sebagai alternatif menuju Bukittinggi, terutama untuk menghindari kepadatan di jalan utama Padangpanjang. Namun pada momen Lebaran, jalur alternatif itu pun tak luput dari antrean.

“Nampaknya perantau banyak yang bawa keluarga raun-raun ke Jam Gadang,” katanya.

Ia sempat mempertimbangkan untuk menginap. Namun setelah melihat kondisi lalu lintas yang mulai mencair, perjalanan kembali dilanjutkan sekitar pukul 13.30 WIB menuju Padangpanjang.

Baca juga: Sudah Terjebak Macet, Bandung Zoo Tutup, Warga Sumedang Pilih Botram di Pinggir Gerbang

Memasuki kota, rekayasa lalu lintas mulai terasa. Polisi menutup sejumlah simpang dan mengarahkan kendaraan ke jalur tertentu.

Di pertigaan jalan utama, Ferdhinal diarahkan berbelok ke kiri. Arah menuju Silaiang ditutup, begitu pula akses ke pasar kota. Ia kemudian mengambil jalur alternatif melalui simpang SMAN 1 Padangpanjang, lalu menuju kawasan Mifan.

Namun kemacetan kembali muncul di sekitar Kantor Camat Padangpanjang Barat. Antrean kendaraan mengular dan nyaris terkunci. Di tengah situasi itu, Ferdhinal bahkan sempat bertemu rekan lamanya dan berbincang sejenak di pinggir jalan.

Tak lama kemudian, dua pengendara sepeda motor melintas dan memberi saran kepada para pengemudi untuk berputar arah menuju Kampung Teleng.

Keputusan itu menjadi titik balik perjalanan.

Jalur Kampung Teleng bukanlah rute utama. Jalanannya sempit, berkelok, dengan kontur naik-turun yang cukup tajam. Namun justru di situlah Ferdhinal menemukan kelancaran.

Ia mengaku baru pertama kali melewati jalur tersebut, meski pernah bekerja cukup lama di wilayah itu pada awal 2000-an.

Dari Kampung Teleng, ia kembali masuk ke jalur utama—dan mendapati situasi yang berbeda. Jalan relatif lengang, hampir tanpa kendaraan dari arah berlawanan.

Baca juga: Rawan Macet dan Potensi Bencana, Polda Jatim Siaga di 488 Tempat Wisata

Beberapa mobil terlihat berhenti di titik-titik tertentu, seperti kawasan Lembah Anai hingga Sicincin. Sejumlah persimpangan dijaga petugas kepolisian.

Belakangan, ia mengetahui bahwa situasi itu merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way). Polisi menutup arus dari arah berlawanan selama sekitar 30 menit, sebelum jalur dibuka kembali pukul 14.00 WIB dari arah Padangpanjang.

Dalam kondisi tersebut, kendaraan dapat melaju lebih lancar. “Seperti lewat jalan tol gratis,” ujarnya.

Kecepatan kendaraan bisa mencapai 70 hingga 80 kilometer per jam—angka yang jarang terjadi di jalur tersebut pada musim mudik.

Baca juga: Hindari 3 Titik Ini jika Tak Mau Terjebak Macet di Puncak

Halaman:


Terkini Lainnya
Pemprov Maluku Segera Terapkan WFH, Gubernur: Konsekuensi Kondisi Global
Pemprov Maluku Segera Terapkan WFH, Gubernur: Konsekuensi Kondisi Global
Regional
Eks Dirut BUMD Serang Dituntut 6 Tahun Penjara, Jaksa Ungkap Transaksi 'Kickback' di Parkiran Mal
Eks Dirut BUMD Serang Dituntut 6 Tahun Penjara, Jaksa Ungkap Transaksi 'Kickback' di Parkiran Mal
Regional
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Maaf-maafan, Bupati dan Wabup Lebak Berdamai Usai Ribut Saat Halalbihalal
Regional
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat 'Tagging'
ASN Jateng Mau WFH? Siap-siap Lokasi Rumah Dipantau Ketat lewat "Tagging"
Regional
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Kericuhan Pecah di Mimika, Hujan Panah Warnai Proses Kremasi Korban Pembunuhan
Regional
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Sanksi WFH ASN Kaltim: Tak Absen TPP Dipotong 1 Persen per Hari, Tak Lapor 2 Persen
Regional
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Masih Ada Parkir Liar di Indomaret Banyumas? Laporkan ke Nomor Ini
Regional
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Natalius Pigai, Penguatan HAM, dan Masa Depan Indonesia...
Regional
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Soal WFH Tiap Jumat, Bupati Ende: Kita Sudah Mulai Sejak Awal Tahun
Regional
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi 'Si Apik'
Sekolah Ini Bikin Orang Tua Tak Bisa Dibohongi Absensi Anak lewat Aplikasi "Si Apik"
Regional
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Soal Kebijakan WFH, Wali Kota Ambon: Kita Sudah Lakukan, Tinggal Disesuaikan Saja
Regional
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Dua Nelayan di Indramayu Hilang Misterius Saat Melaut, Tim SAR Dikerahkan Pencarian
Regional
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
302 Dapur MBG di NTB Ditutup Sementara Lantaran Tak Penuhi Standar SLHS dan IPAL
Regional
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Seluruh Indomaret di Banyumas Bebas Parkir Mulai 1 April
Regional
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Kisah Ahmad Zaki, Guru di Bojonegoro Lari 4 Km ke Sekolah Pakai Seragam Dinas
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Kisah Mudik Ferdhinal: Jalur Alternatif Kaki Gunung Marapi hingga Menyusuri One Way di Lembah Anai
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat