34 Game Baru yang Rilis Desember 2023, Ada "Avatar: Frontiers of Pandora"

Kompas.com, 1 Desember 2023, 13:00 WIB
Mikhaangelo Fabialdi Nurhapy,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

Sumber IGN

Avatar: Frontiers of Pandora merupakan game bikinan Massive Entertainment yang diterbitkan oleh publisher kenamaan Ubisoft. Game ini merupakan spin-off dari seri film Avatar yang dibuat oleh sutradara kondang James Cameron.

Dalam game action adventure ini, pemain berperan sebagai anggota dari Na'vi, yakni suku humanoid berwarna biru yang tinggal di planet Pandora.

Pemain diculik oleh organisasi jahat Resources Development Administration (RDA), dan akhirnya terbebas sekitar 15 tahun kemudian. Gamer yang terbebas pun akan berusaha untuk melindungi planet itu dari ancaman RDA.

Pengguna akan menjelajahi berbagai bioma Pandora unik, seperti hutan hujan Kinglor Forest yang kaya akan flora fauna, dan Upper Plains, yakni padang rumput rindang yang didiami oleh suku Zeswa. Suku nomadik ini memiliki simbiosis dengan binatang besar bernama Zakru.

Meski dunia tersebut indah, ada beberapa area yang dihancurkan RDA dan kini dijadikan sebagai pabrik yang mengeksploitasi sumber daya Pandora.

Pengguna mesti menghancurkan perusahaan tersebut untuk memulihkan ekosistem Pandora yang rusak. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai senjata, seperti busur panah atau senapan api.

Baca juga: Sambut Black Friday, Sony Diskon Game PS4 dan PS5 hingga 95 Persen

Seiring berjalannya waktu, pengguna akan mempelajari kemampuan baru dari skill tree yang tersedia, misalnya kemampuan untuk berlari dengan lebih cepat. Misi cerita Avatar bisa dinikmati sendiri atau bersama satu teman lainnya.

Avatar: Frontiers of Pandora bisa dibeli di PC lewat Ubisoft Store seharga Rp 809.000. Sementara itu, harga di PS5 dipatok sekitar Rp 1 juta, sedangkan di Xbox seharga 69,99 dollar AS (Rp 1 juta).

3. The Day Before

The Day Before merupakan salah satu game yang paling populer dalam list ini. Sebab, game multiplayer ini menduduki posisi kedua di bawah The Finals sebagai game yang paling diinginkan di platform distribusi Steam.

Situs data SteamDB mencatat bahwa terdapat 252.833 gamer yang menekan tombol "Follow" di Steam untuk mengikuti perkembangan game ini. Sebagai perbandingan, The Finals diikuti oleh 263.267 pengguna.

Adapun game The Day Before populer karena memiliki genre dunia terbuka (open world) yang "dikawinkan" dengan horor dan survival, ala game 7 Days to Die, Dying Light, serta DayZ. Hal ini ditambah lagi oleh kualitas grafik yang memanjakan mata.

Game yang dikembangkan oleh studio Fntastic ini mengajak pemain untuk bertahan hidup, di East Coast Amerika Serikat setelah pandemi mematikan terjadi. Pengguna pertama-tama akan merancang desain karakter, mulai dari kepribadian hingga gaya rambut.

Setelah itu, pemain akan bergabung dengan koloni penyintas Woodberry dalam misinya membangun komunitas dari penyintas yang bertahan hidup. Untuk itu, pengguna akan menjelajahi New Fortune City untuk mencari suplai dan loot lainnya yang dibutuhkan.

Pemain mesti berhati-hati karena penjelajahan ini akan dihadang oleh zombi, atau bahkan pemain lain yang juga berusaha untuk mencari suplai. Siapa yang menang, ialah yang berhak mengamankan suplai barang untuk komunitasnya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau