Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Rute KRL Terpadat Maret 2026, Bogor Line Masih Jadi Primadona

KOMPAS.com - KRL Jabodetabek masih menjadi andalan transportasi jutaan masyarakat setiap hari.

Pada 1-29 Maret 2026, sebanyak 27,32 juta penumpang menggunakan moda transportasi ini untuk bepergian.

KAI Commuter juga mencatat beberapa rute KRL Jabodetabek dengan tingkat jumlah penumpang terbanyak selama sebulan. Jalur mana yang paling ramai?

Berdasarkan data KAI Commuter yang diterima Kompas.com pada Senin (30/3/2026), KRL lintas Bogor masih menempati posisi pertama dengan penumpang terbanyak.

Bogor Line atau lintas Bogor merupakan jalur utama KRL Jabodetabek rute Jakarta Kota-Bogor PP dengan jumlah penumpang mencapai 11,9 juta penumpang pada 1-29 Maret 2026.

Jalur ini menghubungkan pusat bisnis di Jakarta Pusat dengan permukiman di daerah Depok hingga Bogor. 

Selanjutnya, ada Cikarang Line dengan jumlah penumpang sebanyak 6,69 juta penumpang pada periode yang sama.

Jalur ini menghubungkan Stasiun Cikarang dan Bekasi dengan pusat kota Jakarta di Stasiun Manggarai sampai Tanah Abang.

Selengkapnya, simak daftar rute KRL Jabodetabek dengan jumlah penumpang terbanyak selama Maret 2026 berikut ini.

1. Bogor Line (Jakarta Kota-Bogor PP) sebanyak 11,9 juta penumpang

2. Cikarang Line (Cikarang-Kampung Bandan PP) sebanyak 6,69 juta penumpang

3. Rangkasbitung Line (Tanah Abang-Rangkasbitung PP) sebanyak 6,29 juta penumpang

4. Tangerang Line (Tangerang-Duri) sebanyak 2,1 juta penumpang

5. Tanjungpriok Line (Jakarta Kota-Tanjungpriok) sebanyak 298.463 penumpang

Jumlah penumpang KRL sepanjang 2025

Sebelumnya, KAI Commuter melaporkan total volume pengguna Commuter Line secara nasional menembus angka 400,9 juta orang pada sepanjang 2025.

Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 7,08 persen dibandingkan pada 2024 yang tercatat sebanyak 374,48 juta orang.

Di Jabodetabek, berdasarkan data yang dibukukan volume pengguna mencapai 349,31 juta orang, untuk Area 1 Merak melayani 4,46 juta orang, dan 2,35 juta orang pengguna Commuter Line Basoetta.

Sedangkan di Area II Bandung data menyebutkan sebanyak 18,7 juta orang, Wilayah VI Yogyakarta mencatat 10,1 juta orang, dan Wilayah VIII Surabaya di angka 16 juta orang.

Adapun sepanjang 2025, KAI Commuter mengoperasikan total 1.294 perjalanan setiap harinya, mencakup 1.065 perjalanan di Jabodetabek, 14 perjalanan di Area Merak, dan 70 perjalanan di Commuter Line Basoetta.

Untuk Area II Bandung sendiri mengoperasikan 58 perjalanan, Area VI Yogyakarta dengan 37 perjalanan, dan 50 perjalanan di Area VIII Surabaya.

Khusus di Jabodetabek, KAI Commuter mencatatkan Bogor Line menjadi lintas KRL dengan jumlah penumpang terbanyak sebesar 153,53 juta orang, disusul oleh Cikarang Line dengan total 85,9 juta orang.

https://travel.kompas.com/read/2026/03/31/071806127/5-rute-krl-terpadat-maret-2026-bogor-line-masih-jadi-primadona

Terkini Lainnya

Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com