TABANAN, KOMPAS.com — Kunjungan wisatawan ke Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, melonjak selama periode libur Lebaran 2026.
Terhitung dari Jumat (20/3/2026) sampai Senin (30/3/2026), total kunjungan ke situs warisan dunia UNESCO ini mencapai 7.983 orang.
Manajer Operasional DTW Jatiluwih, I Ketut Purna, mengatakan bahwa peningkatan kunjungan sudah terlihat sejak menjelang libur. Kunjungan itu didominasi oleh wisatawan nusantara (wisnus) yang memanfaatkan momentum Lebaran.
“Kalau libur Lebaran memang didominasi wisatawan nusantara. Itu yang paling terlihat peningkatannya,” ujar Purna, Selasa (31/3/2026).
Berdasarkan data kunjungan, periode Senin (20/3/2026) sampai Rabu (25/3/2026), total wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata itu tercatat sebanyak 5.473 orang.
Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan wisatawan nusantara, terlihat dari tingginya angka kunjungan domestik seperti pada Senin (20/3/2026) yang mencapai 988 orang, pada Selasa (21/3/2026) mencapai 817 orang, dan pada Rabu (22/3/2026) mencapai 843 orang.
Sementara itu, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada periode yang sama relatif lebih kecil, misalnya 383 orang pada Senin (20/3/2026), 343 orang pada Selasa (21/3/2026), dan 269 orang pada Rabu (22/3/2026).
Sementara itu, dari Kamis (26/3/2026) sampai Senin (30/3/2026), total kunjungan tercatat sebanyak 2.510 wisatawan.
Komposisinya tetap didominasi wisatawan nusantara, dengan rincian antara lain 245 wisatawan pada Kamis (26/3/2026), 269 orang pada Jumat (27/3/2026), lalu melonjak menjadi 712 orang pada Sabtu (28/3/2026), serta 784 orang pada Minggu (29/3/2026).
Sebaliknya, kunjungan wisatawan mancanegara pada periode yang sama cenderung lebih rendah, masing-masing 410 orang pada Kamis (26/3/2026), 258 orang pada Jumat (27/3/2026), 455 orang pada Sabtu (28/3/2026), dan 400 orang pada Minggu (29/3/2026).
Puncak kunjungan terjadi pada Sabtu (28/3/2026) dan Minggu (29/3/2026), dengan total masing-masing 1.167 dan 1.184 wisatawan per hari.
Purna menjelaskan, tren ini sejalan dengan pola kunjungan tahunan, yang mana periode Lebaran selalu didominasi wisnus, berbeda dengan musim tertentu yang biasanya lebih banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.
“Karakter kunjungan memang berbeda. Kalau Lebaran, hampir pasti wisnus yang mendominasi. Sementara pada hari biasa, rata-rata kunjungan wisatawan nusantara di kisaran 300 hingga 500,” kata dia.
https://travel.kompas.com/read/2026/04/01/071100827/jatiluwih-bali-panen-turis-saat-libur-lebaran-2026-diserbu-7.983-wisatawan