Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Cara Naik Kereta Bandara dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta

Kompas.com, 26 Maret 2026, 07:09 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

Kompas.com - Kereta Bandara termasuk opsi transportasi yang aman dan anti macet untuk pemudik yang hendak kembali ke perantauan.

Selain jam keberangkatannya yang sudah terjadwal, tarif kereta bandara pun sudah ditetapkan. Jadi tidak akan ada kenaikan harga meskipun demand meningkat.

Berdasarkan pengalaman Kompas.com naik kereta bandara pada Selasa (24/3/2026) malam, pengguna kereta bandara terpantau ramai dibanding hari biasa. 

Baca juga:

Pemandangan ini terpantau sejak Kompas.com tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Bagi yang baru pertama kali naik kereta bandara, begini cara naik kereta bandara dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Baca juga: Jadwal Kereta Bandara dari Duri ke Soekarno-Hatta, Terpagi hingga Paling Malam

Cara naik kereta bandara dari Terminal 3

Keluar dari Terminal 3, ikuti papan penunjuk arah menuju Shelter Kalayang yang ada di Terminal 3. Lokasi Shelter Kalayang berada persis di depan pintu keluar terminal 3.

Lokasi Shelter Kalayang berada di di lantai 2, kamu bisa naik ke lantai 2 menggunakan eskalator ataupun lift.

Baca juga: Jadwal Kereta Bandara Soekarno-Hatta Hari Ini, Termalam 23.50 WIB

Setibanya di Shelter Kalayang, lanjutkan perjalanan naik kalayang menuju Stasiun Kereta Bandara. Sesampainya di Stasiun Kereta Bandara, jalan kaki menuju ruang tunggu kereta. 

Jika belum mengantongi tiket kereta bandara, kamu bisa membeli tiket di vending machine yang ada di stasiun. Cara lainnya, bisa pesan lewat aplikasi Access by KAI. 

Operasional kereta bandara sampai jam berapa?

Berdasarkan pantauan Kompas.com di laman pemesanan Access by KAI, kereta terakhir dari Bandara Internasional Soekarno Hatta berangkat pukul 22.57 WIB.

Sementara kereta terakhir dari stasiun keberangkatan awal, yakni Stasiun Manggarai menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, berangkat pukul 22.00 WIB.

Baca juga:

Kompas.com menyarankan tiba di ruang tunggu kereta bandara setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta.

Guna menghindari ketinggalan kereta karena kendala di bandara ketibaan, seperti terlalu lama menunggu bagasi, Kompas.com menyarankan untuk membeli tiket kereta saat sudah tiba di stasiun kereta bandara.

Jika antrean di vending machine tampak ramai, kamu juga bisa membeli tiket kereta bandara secara online di aplikasi Access by KAI.

Tidak ada perbedaan harga antara tiket yang dibeli secara daring maupun di vending mechine.

Kompas.com menyarankan untuk memperhitungkan dengan cermat, rentang waktu yang dibutuhkan antara mobilisasi naik kalayang dari Terminal 3 menuju stasiun kereta bandara.

Sebab, jika calon penumpang ketinggalan kereta, tiket yang sudah dibeli akan hangus dan tidak bisa digeser ke jadwal setelahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau