Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kampoeng Heritage Kajoetangan di Malang, Satukan Kenangan dan Kebersamaan

Kompas.com, 28 Maret 2026, 08:31 WIB
Suci Rahayu,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Selama menikmati masa libur Lebaran selalu mempunyai cara sendiri menghadirkan kebahagiaan.

Di Kota Malang, kebahagiaan itu terasa nyata di Kampoeng Heritage Kajoetangan yang terawat sejak peninggalan kolonial Belanda sejak abad ke-13.

Sebuah kampung yang berada di pusat kota tidak jauh dari alun-alun dan Balaikota Malang, tepatnya di Jalan Basuki Rachmat. Tidak hanya menawarkan wisata, tetapi juga pengalaman yang hangat dan penuh cerita.

Baca juga: Harga Tiket Wisata Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang dan Cara Pesan

Sejak pagi hingga malam, langkah demi langkah wisatawan mengalir masuk ke lorong-lorong kampung. Tidak ada hiruk pikuk berlebihan, hanya suasana akrab yang tumbuh dari interaksi sederhana senyum dan sapaan saat berpapasan dengan pengunjung maupun warga.

Bagi Mutia, siswi kelas 5 SD, kunjungan ini menjadi destinasi tidak terduga setelah momen halal bihalal keluarganya. Namun justru dari ketidaksengajaan itu, ia menemukan pengalaman baru.

“Sebelumnya belum pernah kesini. Ini tadi habis ada acara halal-bihalal terus mampir ke sini sama keluarga. Datang terus keliling sambil foto-foto terus makan sambil main uno karena capek,” tuturnya kepada Kompas.com

Peta petunjuk arah Kampoeng Heritage Kajoetangan yang menjadi pilihan saat libur Lebaran untuk bersantai mengisi waktu selama di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (24/3/2026) sore.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Peta petunjuk arah Kampoeng Heritage Kajoetangan yang menjadi pilihan saat libur Lebaran untuk bersantai mengisi waktu selama di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (24/3/2026) sore.

Langkah kecilnya menyusuri gang-gang dengan rumah-rumah bergaya kolonial, di beberapa sudut dijumpai sejumlah spot foto dan mural warna-warni. Aliran sungai yang bersih serta tempat singgah untuk menikmati hidangan makanan dan minuman yang mudah dipesan.

Selalu dirindukan saat mudik

Bagi sebagian orang, Kampoeng Heritage Kajoetangan bukan tempat baru. Justru menjadi bagian dari tradisi pulang. Seperti Luna, warga Blitar mengaku hampir setiap tahun menyempatkan diri datang ke kawasan ini saat mudik.

“Pengen foto-foto. Sengaja jalan-jalan memang karena kan masih libur sebelum balik ke Blitar. Hampir tiap tahun sih main kesini, dibandingkan sebelumnya lebih oke sih,” ujar perempuan berusia 21 tahun itu.

Ada rasa yang terus diperbarui setiap kali datang. Bukan hanya karena tampilan yang semakin tertata, tetapi juga karena kenangan yang terus bertambah.

Memang tempat wisata ini tidak menawarkan wahana atau atraksi besar. Justru kekuatannya terletak pada hal-hal sederhana dengan berjalan kaki, menikmati suasana, dan berhenti kapan pun ingin.

Dua orang anak sedang bermain kartu disalah satu kafe di Kampoeng Heritage Kajoetangan saat libur Lebaran yang menjadi pilihan wisatawan untuk mengisi waktu selama berada di Komta Malang, Jawa Timur, Selasa (24/3/2026) sore.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Dua orang anak sedang bermain kartu disalah satu kafe di Kampoeng Heritage Kajoetangan saat libur Lebaran yang menjadi pilihan wisatawan untuk mengisi waktu selama berada di Komta Malang, Jawa Timur, Selasa (24/3/2026) sore.

“Lumayan sambil olahraga jalan kaki keliling kampung setelah itu makan. tadi sambil jalan juga makan es krim jadi ga terasa capek,” imbuhnya.

Apalagi udara sejuk khas Malang, jalanan yang nyaman, serta suasana kampung yang bersih membuat aktivitas sederhana terasa menyenangkan. Bahkan lelah pun seolah tidak terasa.

Lima hari tanpa tiket, kampung lebih hidup

Untuk dapat menikmati Kampoeng Heritage Kajoetangan, wisatawan hanya perlu membayar 5.000 rupiah yang akan mendapatkan postcard sebagai kenang-kenangan.

Namun selama lima hari masa Lebaran lalu, pengunjung dapat masuk tanpa membeli tiket. Kebijakan ini diambil bukan sekadar strategi wisata, tetapi bentuk penghargaan bagi para petugas agar bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Liburan Sambil Peduli Bumi, Ini 7 Wisata Ramah Lingkungan di Indonesia
Travel Ideas
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Setelah 20 Tahun Gratis, Inggris Kaji Tiket Masuk Museum untuk Turis
Travel News
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Berburu Jejak BTS di Korea Selatan, dari Gang Sempit hingga Pantai Ikonik
Travel News
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Rekomendasi 7 Obyek Wisata di Bukit Sekipan Tawangmangu, Cocok Untuk Keluarga
Travel Ideas
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Malang Raya, Banyak Pemandangan Alam
Travel Ideas
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Labuan Bajo Bakal Hening 9 Jam Saat Jumat Agung 2026, Apa Itu?
Travel News
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
3 April 2026 Libur Apa? Bisa Lanjut Long Weekend
Travel News
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Bandara Internasional Palm Beach akan Ganti Nama Jadi Bandara Donald Trump
Travel News
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Daftar Libur April 2026, Ada Long Weekend
Travel News
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Penumpang Trans Jatim Malang Raya Melonjak Saat Libur Lebaran, Kota Batu Jadi Favorit
Travel News
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Jatiluwih Bali Panen Turis Saat Libur Lebaran 2026, Diserbu 7.983 Wisatawan
Travel News
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Jadi Situs Warisan Dunia UNESCO, Ini 8 Fakta Menarik Taman Nasional Komodo
Travelpedia
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Ada dari Indonesia! Ini Daftar Pantai Terbaik Asia Tenggara Versi Conde Nast Traveler
Travel News
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Kasus Amsal Sitepu Picu Aturan Baru, Standar Biaya Kretif Desa Wisata Akan Diatur
Travel News
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Lebih dari 100 Persen Tiket KA Jarak Jauh Terjual Selama Lebaran 2026
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau