KOMPAS.com - Institut Pertanian Bogor (IPB) University berhasil masuk dalam peringkat kampus terbaik dunia untuk bidang Pertanian dan Kehutanan di QS WUR by Subject 2026.
Pada bidang tersebut, IPB berhasil meraih peringkat kampus terbaik nomor 48 serta masuk dalam Top 100 Dunia atau peringkat 51–100 untuk bidang Ilmu Kedokteran Hewan.
Seperti pada tahun sebelumnya, IPB sudah berhasil menembus peringkat 49 dunia di bidang yang sama.
Baca juga: Biaya Kuliah Kedokteran UGM, Unair dan IPB, Mana UKT dan Uang Pangkal Termurah?
“Capaian ini bukan hanya tentang posisi dalam pemeringkatan, tetapi tentang bagaimana IPB terus menghadirkan solusi bagi tantangan global,” kata Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet melalui keterangan tertulis, Selasa (31/3/2026).
“Kami ingin memastikan bahwa setiap penelitian, inovasi, dan lulusan IPB benar-benar memberikan kontribusi pada isu-isu strategi seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan kesehatan masyarakat,” lanjut dia.
Alim menjelaskan, IPB University terus menunjukkan keunggulan dalam publikasi ilmiah, kolaborasi internasional.
Serta relevansi penelitian terhadap isu-isu global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan kesehatan hewan.
Baca juga: Tips Kelola Keuangan Usai Lebaran dengan Pola 50-30-20 dari Dosen IPB
Logo Institut Pertanian Bogor. 10 universitas terbaik di Jawa barat versi THE IWUR 2026.Capaian pada bidang Ilmu Kedokteran Hewan yang masuk Top 100 Dunia juga menjadi indikator utama bahwa pengembangan ilmu kedokteran hewan di IPB University semakin diakui secara global.
“Sejalan dengan pendekatan one health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan,” ujarnya.
Alim menambahkan, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, penguatan posisi IPB University tidak hanya terlihat pada peringkat.
Tetapi juga pada meningkatnya pengakuan global terhadap kualitas lulusan, dampak penelitian, serta kontribusi inovasi IPB University dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.
IPB University, kata dia, juga akan semakin memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan kemitraan internasional, sekaligus mendorong hilirisasi inovasi agar manfaatnya semakin dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Baca juga: Pertama Kalinya, Farmasi Unpad Tembus Peringkat Dunia di QS WUR By Subject 2026
“Kami percaya bahwa keunggulan global harus berjalan beriringan dengan kebermanfaatan. Oleh karena itu, IPB akan terus berinovasi, memperluas jejaring, dan memperkuat kualitas pendidikan serta penelitian, agar tidak hanya kompetitif di tingkat dunia, tetapi juga relevan dan berdampak bagi Indonesia dan dunia,” pungkas Alim.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang