Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Tungku Kompor Gas, Bisa Pakai Cuka dan Baking Soda

Kompas.com, 2 Mei 2025, 05:31 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com - Kompor gas menjadi pilihan utama di banyak rumah tangga untuk keperluan memasak.

Namun, seiring waktu, performa kompor bisa menurun akibat lubang gas yang tersumbat oleh residu makanan dan percikan minyak yang menumpuk di sekitar tungku.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara membersihkan tungku atau burner kompor gas (tempat keluarnya api) secara efektif.

Baca juga: 10 Kebiasaan Ini Bikin Kompor Cepat Rusak

Salah satu metode alami dan mudah untuk membersihkan tungku kompor gas adalah dengan menggunakan bahan yang sering kita temui di dapur, yaitu cuka putih dan baking soda.

Kedua bahan ini tidak hanya murah dan aman, tapi juga sangat efektif dalam menghilangkan kerak dan lemak membandel.

Cuka putih berfungsi untuk memecah lemak dan minyak yang menempel. Sementara baking soda atau soda kue bekerja sebagai bahan penggosok ringan yang mampu mengangkat kerak dan residu tanpa merusak permukaan kompor.

Alat dan bahan

Berikut ini adalah alat yang Anda butuhkan:

  • Panci
  • Tempat panci (opsional)
  • Cuka putih
  • Air
  • Botol semprot
  • Baking soda
  • Sikat gosok atau sikat gigi bekas
 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Foodplace (@my.foodplace)

Langkah-langkah membersihkan kompor gas

Berikut ini adalah langkah-langkah membersihkan tungku kompor gas:

1. Membersihkan kisi dan tutup tungku

  • Pastikan tungku dalam keadaan dingin sepenuhnya.
  • Lepaskan kisi-kisi, tutup tungku, dan kepala tungku.
  • Campur setengah air dan setengah cuka dalam panci dangkal. Rendam kisi-kisi selama 30 menit.
  • Angkat, bilas, dan keringkan.
  • Buat pasta dari air dan baking soda. Lapisi bagian kisi dengan pasta ini dan diamkan 15–30 menit.
  • Gosok menggunakan sikat hingga kerak terangkat.
  • Bilas hingga bersih dan keringkan.

Baca juga: Resep Nastar Oven Kompor, Lebih Wangi dan Tak Gampang Retak

2. Membersihkan kepala dan penutup tungku

  • Campur air dan cuka dengan perbandingan 1:1 dalam botol semprot.
  • Semprotkan larutan ke kepala dan tutup pembakar secara merata. Diamkan selama 15–20 menit.
  • Oleskan pasta baking soda ke permukaan tersebut, lalu diamkan 15–30 menit.
  • Sikat perlahan hingga kerak terangkat, lalu bilas dan keringkan.
  • Pasang kembali semua komponen dengan rapi.

Seberapa sering kompor perlu dibersihkan?

Frekuensi pembersihan bergantung pada intensitas penggunaan kompor. Jika nyala api mulai tidak beraturan atau berwarna kuning, itu tanda bahwa tempat keluarnya api perlu dibersihkan.

Ilustrasi kompor gas. PIXABAY/PHOTOMIX-COMPANY Ilustrasi kompor gas.

Sebagai aturan umum, lakukan pembersihan menyeluruh sebulan sekali dan bersihkan tumpahan ringan secara rutin untuk menjaga kinerja kompor tetap optimal.

Dengan cara ini, kompor gas Anda tidak hanya bersih, tetapi juga kembali optimal dalam performanya.

Baca juga: 3 Tips Bersihkan Kompor dari Kerak dan Karat

Menjaga kebersihan kompor adalah langkah kecil yang berdampak besar untuk kenyamanan dan keamanan di dapur Anda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau