Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soto Tauto, Kuliner Khas Pekalongan yang Banyak Diburu

Kompas.com, 23 Maret 2026, 18:45 WIB
Devi Ramadhany,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Selain dikenal sebagai kota batik, Pekalongan juga memiliki kekayaan kuliner khas, salah satunya Soto Tauto.

Dilansir dari Visit Jawa Tengah, masyarakat setempat lebih sering menyebut hidangan ini sebagai tauto.

Baca juga: Punya Rendang Sisa Lebaran, Intip Cara Simpannya Supaya Awet Sebulan

Kuliner ini mudah ditemukan di berbagai sudut kota, mulai dari warung pinggir jalan, alun-alun Kota Pekalongan, hingga hotel dan restoran besar.

Soto Tauto memiliki keunikan tersendiri dibandingkan soto dari daerah lain.

Dikutip dari Antara News, keistimewaan hidangan ini terletak pada penggunaan tauco, yaitu bumbu fermentasi dari kacang kedelai yang merupakan pengaruh budaya Tionghoa.

Baca juga: Jadi Menu Wajib Lebaran, Rendang Pernah Masuk 50 Hidangan Terlezat di Dunia

Soto Tauto merupakan hasil perpaduan budaya India dan Tionghoa yang berkembang di Pekalongan.

Nama “tauto” diyakini berasal dari kata “caudo”, sebutan untuk soto dalam tradisi kuliner Tionghoa, sementara beberapa bumbu yang digunakan mendapat pengaruh dari budaya India.

Awalnya, hidangan ini dikonsumsi oleh masyarakat peranakan Tionghoa-Indonesia.

Namun seiring waktu, Soto Tauto kemudian diadopsi oleh masyarakat luas dan menjadi bagian dari identitas kuliner Pekalongan.

Baca juga: Alasan Masakan Jawa Tengah Identik Rasa Manis, Berawal dari Zaman Majapahit

Ciri khas lain dari Soto Tauto adalah penggunaan tauco dengan rasa manis yang diolah menjadi sambal, sehingga menghasilkan perpaduan rasa manis dan pedas.

Untuk bahan utama, hidangan ini dapat menggunakan berbagai jenis daging seperti sapi, kerbau, maupun ayam.

Kini, Soto Tauto tidak hanya menjadi sajian kuliner, tetapi juga simbol akulturasi budaya yang memperkaya khazanah makanan tradisional Indonesia.

Baca juga: Opor Ayam Lebaran Sisa, Ini Cara Menyimpannya agar Tahan Lama

Di Pekalongan, Soto Tauto dapat dengan mudah dijumpai, terutama di kawasan alun-alun Pekalongan hingga sepanjang jalan di pusat kota yang dipenuhi oleh penjual Soto Tauto.

 Satu porsi Soto Tauto umumnya berisi bihun putih, potongan daging, dan daun bawang. Pengunjung juga dapat menambahkan sambal serta lontong sesuai selera.

Soto Tauto memiliki beragam pilihan, mulai dari ayam, daging sapi, hingga campuran daging dan jeroan.

Cita rasanya yang unik membuat kuliner ini banyak diburu wisatawan yang berkunjung ke Kota Pekalongan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau