Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 29 November 2020, 14:03 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Periode akhir tahun ini masih menjadi kondisi yang cukup positif bagi pasar properti. Adanya peningkatan secara drastis indeks suplai properti memberikan keuntungan bagi konsumen, di mana kuartal ini masih tetap menjadi buyer’s market.

Sehingga, bagi sebagian konsumen, membeli rumah di situasi seperti ini mungkin bukan keputusan yang ideal. Akan tetapi, bagi mereka yang memang benar-benar sudah siap secara finansial, keputusan sebaiknya diambil sekarang juga.

Keputusan membeli properti di saat buyer's market seperti ini sangat tepat diambil, khususnya bagi pasangan muda.

Baca juga: Pengembang Beri Banyak Promo, Saatnya Beli Rumah?

Apalagi bagi mereka yang baru menikah di masa pandemi, sehingga bisa berhemat biaya resepsi pernikahan dan bisa digunakan untuk membeli rumah.

Pernikahan sebagai awal kehidupan baru bagi sebagian orang memang menjadi alasan untuk keluar dari rumah orang tua dan mulai tinggal mandiri di rumah sendiri.

Fakta ini juga sejalan dengan hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2020, di mana sekitar 63 persen responden menyatakan belum menikah menjadi salah satu alasan untuk belum keluar dari rumah orang tua. Angka ini naik dari level 46 persen responden yang dinyatakan pada semester I 2020.

Menurut hasil survei tersebut, sebanyak 52 persen pasangan muda atau generasi muda usia 22-29 tahun menyatakan harus menunda transaksi properti di masa pandemi seperti sekarang ini. Padahal kelompok usia tersebut saat ini memiliki intensi yang lebih tinggi untuk memiliki rumah.

Baca juga: Sekarang Waktu yang Ideal untuk Beli Rumah?

Hal ini seperti dinyatakan oleh 44 persen responden survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H2 2020.

"Pandemi yang telah memaksa pasangan muda menggelar pernikahannya menjadi lebih sederhana sebetulnya merupakan kesempatan baik bagi mereka untuk mengalihkan dananya untuk membeli rumah," kata Marine Novita, Country Manager Rumah.com dalam keterangan tertulis, Minggu (29/11/2020).

"Apalagi di tengah kenaikan indeks suplai properti menandakan banyaknya pilihan dan kondisi buyer’s market. Bagi pasangan muda maupun mereka yang menikah di tahun 2020 maka saat ini adalah kesempatan terbaik untuk membeli rumah," imbuh Marine.

Bagi pasangan muda yang sedang mencari hunian incaran bisa mempertimbangkan beberapa area yang dianggap prospektif dengan pilihan yang banyak dari sisi suplai dan harga yang belum naik terlalu tinggi, seperti area kota Tangerang.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau