Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Bahan yang Dapat Dimanfaatkan Sebagai Pengganti Detergen Saat Darurat

Kompas.com, 31 Maret 2026, 17:17 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Hunker

KOMPAS.com - Mencuci pakaian menjadi pekerjaan rumah yang seolah-olah tidak ada habisnya. Hal ini membuat detergen cepat habis tanpa disadari.

Untungnya, ada beberapa bahan rumah tangga yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif untuk membantu mengangkat kotoran dan noda pada pakaian. Bahan-bahan ini dapat digunakan dalam keadaan darurat.

Baca juga: Rahasia Hemat Listrik Saat Mencuci Pakaian, Perhatikan Jamnya!

Tentu saja, detergen yang diformulasikan khusus untuk membersihkan pakaian akan lebih efektif daripada produk lain. 

Nah, dikutip dari Hunker, Selasa (31/3/2026), berikut sejumlah bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai detergen saat kondisi darurat beserta cara penggunaannya.

Baking soda 

Baking soda, lemon, dan garam dapat digunakan sebagai bahan alami untuk membersihkan oven.freepik.com Baking soda, lemon, dan garam dapat digunakan sebagai bahan alami untuk membersihkan oven.
Baking soda dikenal sebagai bahan alami yang efektif membersihkan berbagai hal, termasuk pakaian.

Biasanya, baking soda digunakan sebagai tambahan cucian atau penghilang noda. Namun, dalam kondisi tertentu, bahan ini dapat digunakan sebagai pengganti detergen.

Caranya, tambahkan 110-240 gram baking soda, tergantung pada ukuran cucian dan tingkat kekotorannya. 

Masukkan baking soda ke mesin cuci seperti menggunakan detergen biasa. Baking soda efektif mengangkat minyak, menetralkan bau tidak sedap, menyeimbangkan kadar pH, dan membuat pakaian tetap segar meski tidak seharum jika menggunakan detergen.

Selain itu, bahan ini dapat membantu mencerahkan pakaian putih dan menghilangkan noda membandel. 

Baca juga: 7 Pakaian yang Sebaiknya Tidak Dicuci dengan Detergen Kapsul

Jadi, jika pakaian terlihat agak kusam, pakaian tersebut akan tampak lebih cerah setelah dicuci dengan baking soda.

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mencobanya sendiri. 

Meski aman digunakan di mesin cuci, kadar pH yang tinggi berpotensi merusak atau memudarkan beberapa jenis kain dan warna. 

Untuk bahan, seperti wol, sutra, atau kasmir, sebaiknya tetap menggunakan detergen khusus atau cuci kering (dry cleaning) agar tidak merusak serat kain.

Cuka putih

Ilustrasi cuka putih.SHUTTERSTOCK/KAI KEISUKE Ilustrasi cuka putih.
Selanjutnya, bahan yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti detergen saat kondisi darurat adalah cuka putih. Bahan alami ini dapat mengangkat kotoran dan noda.

Umumnya, cuka digunakan sebagai bahan tambahan atau perendam sebelum mencuci pakaian. Namun, dalam kondisi darurat, cuka tetap dapat digunakan sebagai pengganti detergen. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau