KOMPAS.com - Produk pembersih menjadi bahan yang selalu diandalkan dalam menjaga kebersihan rumah.
Namun, kegunaannya tidak selalu aman seperti yang dibayangkan. Tanpa disadari, kesalahan kecil saat memakai bahan pembersih justru dapat menimbulkan risiko kesehatan, dari iritasi kulit hingga gangguan pernapasan.
Baca juga: Cara Menyimpan Produk Pembersih Kimia di Rumah
Terlebih lagi, mencampurkan produk pembersih tertentu dapat menghasilkan zat berbahaya bagi rumah dan membahayakan penghuninya.
Untuk menghindari efek berbahaya dari produk pembersih, dikutip dari Better Homes and Gardens, Selasa (31/3/2026), berikut sejumlah kesalahan menggunakan produk pembersih yang perlu dihindari dan tindakan pencegahannya.
Pastikan selalu memilih produk yang tidak beracun dan ramah lingkungan. Bahan alami dapat membantu menurunkan risiko cedera serta kondisi yang tidak diinginkan.
"Meski tidak mungkin hidup sepenuhnya tanpa bahan kimia, mengurangi paparan bahan berbahaya dalam produk pembersih di rumah penting untuk menjaga kesehatan anggota keluarga dan lingkungan," kata Marilee Nelson, salah satu pendiri Branch Basics.
Lakukan penelitian terhadap produk pembersih yang sering digunakan. Pastikan kandungannya aman. Jika memungkinkan, pilih produk berbahan alami.
Baca juga: 4 Bahan Pembersih yang Tidak Boleh Digunakan pada Meja Dapur Granit
Selanjutnya, kesalahan menggunakan produk pembersih yang perlu dihindari adalah melewatkan membaca label yang tertera pada kemasan.
"Untuk menjaga keselamatan keluarga, selalu baca dan ikuti petunjuk produsen pada label produk pembersih agar terhindar dari kesalahan penggunaan," ucap Diana Ciechorska, Manajer Umum di Park Slope Cleaning.
Setiap produk pembersih dilengkapi dengan petunjuk penggunaan yang mencangkup peringatan tentang potensi bahaya, instruksi takaran penggunaan, dan rekomendasi alat pelindung diri.
Jika diabaikan, hal ini tidak hanya mengurangi efektivitas produk, tetapi juga berisiko merusak permukaan dan meningkatkan potensi gangguan kesehatan.
Beberapa produk pembersih dapat melepaskan uap dan partikel ke udara yang bertahan selama beberapa menit setelah digunakan.
Paparan ini dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, tenggorokan, hingga paru-paru.
Baca juga: 7 Manfaat Lemon yang Tidak Terduga, Bisa Jadi Pembersih Alami
“Misalnya, cuka, jika digunakan dengan benar dapat menjadi produk pembersih yang aman. Namun, kandungan asam asetat dapat mengiritasi paru-paru jika dihirup,” kata Nelson.
Untuk mencegahnya, buka jendela saat membersihkan, gunakan kipas angin, dan pastikan ventilasi baik hingga bau bahan kimia hilang.