Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Meja Dapur Marmer

Kompas.com, 30 Maret 2026, 20:16 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Meja dapur marmer dikenal memiliki tampilan yang mewah dan tak lekang waktu serta materialnya tahan panas dan awet. 

Tak heran, meja dapur marmer menjadi pilihan favorit banyak orang. Namun, memilih material marmer untuk meja dapur tidak boleh sembarangan. 

Baca juga: Cara Membersihkan Lantai Marmer yang Benar agar Tetap Kinclong 

Beberapa varietas marmer memiliki spora urat, tepian, dan finishing berbeda yang dapat mempengaruhi usia pakai serta ketahanan.

Untuk itu, disadur dari House Beautiful , Senin (30/3/2026), berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih meja dapur marmer agar tampilannya lebih elegan dan berumur panjang.

Pilih model klasik

Meski sebagian besar jenis marmer memiliki daya tarik tak lekang waktu, beberapa jenis lebih diasosiasikan dengan tampilan lebih klasik. 

“Jangan ragu memilih variasi marmer yang berani, batu tersebut dapat menambah karakter dan kepribadian unik dan menghasilkan gaya abadi yang tetap relevan,” jelas Brittany Farinas, pendiri dan Direktur Kreatif House of One di Amerika Serikat (AS)

Menyajikan pola urat pada sifat-sifatnya

Selanjutnya, hal yang perlu diperhatikan saat memilih meja dapur marmer adalah menyajikan pola urat. 

Salah satu keunggulan utama marmer adalah sifat yang alami sehingga setiap lempeng memiliki pola berbeda, bahkan dari jenis marmer yang sedang tren.

Jess Klein, desainer interior di AS, mengatakan untuk melihat keseluruhan lempengan marmer dengan saksama sebelum membeli.  

Baca juga: Cara Membersihkan Backsplash Marmer agar Bersih Seperti Baru

“Pastikan pola uratnya sesuai dengan keseluruhan ruangan agar membuat tampilan dapur terasa lebih harmonis,” kata Klein.

Meski pilihan pola dan warna kembali ke selera, umumnya marmer dengan urat lebih halus dan tidak terlalu kontras cenderung memiliki kesan lebih abadi secara tampilan serta tidak cepat ketinggalan tren.

Pola yang terlihat alami dan seimbang akan menciptakan suasana lebih tenang serta nyaman. Hindari pola terlalu ramai atau acak jika ingin tampilan lebih rapi dan mudah dipadukan.

Pilih tepian dan finishing dengan bijak

Saat memilih bentuk tepi dan jenis finishing pada meja dapur marmer sering kali dipengaruhi tren.

Misalnya, Klein mengatakan bentuk tepian ogee (melengkung dan berlekuk) sedang tren, tapi gaya ini akan cepat berubah dibanding bentuk yang lebih sederhana, seperti tepi lurus halus atau sedikit membulat.

Jill Goldberg, pendiri Hudson Interior Designs, juga menyarankan tidak memilih bentuk tepi yang terlalu rumit atau berlebihan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau