KOMPAS.com - Backsplash atau dinding di belakang kompor dapat menambah kesan cantik dan modern di dapur.
Namun, ada beberapa desain backsplash yang dapat memperburuk tampilan dapur serta membuat terlihat ketinggalan zaman. Ada pula backsplash yang rentan terkena noda dan sulit dibersihkan.
Baca juga: 6 Warna Meja Dapur yang Dapat Sembunyikan Noda dan Kotoran
Idealnya, backsplash dapur harus tahan air dan panas serta mudah dirawat karena berfungsi melindungi dinding dapur dari berbagai cipratan saat memasak, seperti air, kotoran, dan minyak.
Namun, banyak orang melakukan kesalahan saat memilih backsplash dapur, yang akibatnya melakukan pergantian lebih cepat.
Disadur dari Southern Living, Selasa (3/3/2026), berikut sejumlah kesalahan memilih backsplash dapur yang harus dihindari.
Ilustrasi dapur kecil.Meski tampak menarik, jangan hanya memilih batu atau warna favorit untuk dipasang di backsplash dapur. Cobalah gaya dan arsitektur yang kohesif dengan rumah serta pilih sesuatu yang serasi agar sesuai.
Baca juga: 8 Barang Dapur yang Harus Disingkirkan demi Ruang yang Fungsional
“Fokuslah pada gaya dan arsitektur rumah, terutama pada kabinetnya. Jika kabinet di rumah tampak modern, pilih desain yang memiliki garis-garis lebih bersih. Jika kabinet terlihat sedikit lebih tradisional, cobalah sesuatu yang klasik agar lebih serasi,” kata Champ.
Selanjutnya, kesalahan memilih backsplash dapur yang harus dihindari adalah terlalu mengikuti tren.
Jamie Lynn Gernert, pendiri WYC Designs, mengatakan ragu terhadap salah satu tren backsplash yang sedang digandrungi akhir-akhir ini.
“Backsplash bermotif papan catur sedang populer saat ini dan saya harap orang-orang yang memilikinya masih menyukainya sampai delapan tahun mendatang. Desain dinding dapur ini tampak trendi, tapi lebih cocok untuk pola lantai” kata Gernet.
Tren dapat mendorong orang melakukan sesuatu dan itu tidak selalu yang terbaik untuk semua orang. "Karena itu, diharapkan untuk selalu memperhatikan hal-hal tersebut,” imbuh Gernet.
Baca juga: 5 Hal yang Harus Dihindari di Dapur Kecil agar Ruang Lebih Fungsional
Finishing dari ubin semen tidak cocok untuk backsplash dapur karena terlalu berpori. Begitu pula bahan batu kapur.
“Backsplash dari material semen akan mudah menyerap partikel di dapur dan dengan cepat menjadi kotor dan bernoda secara permanen sehingga bukan pilihan cocok untuk kebersihan dan daya tahan,” ujar Gernet.
Selain semen, material lain yang sebaiknya tidak digunakan untuk membuat backsplash dapur adalah material cermin atau kaca karena bahan ini sangat reflektif.