KOMPAS.com - Dapur rentan kotor dan berbau karena menjadi ruangan yang hampir digunakan setiap hari.
Tak heran, jika noda minyak hampir ditemukan di sejumlah area di dapur meski sudah dibersihkan, seperti backsplash, lantai, dan meja dapur.
Baca juga: 5 Bahan Pembersih yang Dapat Merusak Meja Dapur Batu Alam, Hindari
Noda minyak ini tidak hanya mengotori dapur, tapi juga bisa berbahaya karena menciptakan permukaan licin yang dapat berisiko terjatuh.
Nah, dikutip dari Better Homes and Gardens, Jumat (13/2/2026), berikut sejumlah area dapur yang rentan terkena noda minyak dan cara membersihkannya.
Ilustrasi dapur kecil.Seiring waktu, minyak dapat mengurangi kilau backsplash dan membuat permukaannya terasa lengket.
Membersihkannya secara rutin memang penting, tetapi noda minyak sering kali sulit hilang jika tidak menggunakan larutan penghilang lemak terlebih dahulu.
Kamu dapat mengatasi noda minyak yang membandel pada backslpash menggunakan campuran baking soda dan air.
Kemudian menggosoknya dengan sikat dan air sabun. Saat membersihkan, pastikan membersihkan nat di antara ubin untuk membantu mencegah penumpukan lemak dan kotoran pada permukaan backsplash.
Baca juga: Waspada, Ini 6 Kebiasaan Sepele di Dapur yang Berbahaya
Selanjutnya, area dapur yang rentan terkena noda minyak adalah pengisap asap dapur atau cooker hood.
Peralatan ini cepat kotor terkena minyak karena posisinya yang berada tepat di atas kompor.
Noda minyak yang terlalu banyak menyumbat bisa membuat cooker hood tidak bekerja optimal. Bahkan, penumpukan lemak yang parah dapat meningkatkan risiko kebakaran.
Untuk mencegah hal tersebut, dapat membersihkan pengisap asap dapur sekitar sebulan sekali menggunakan cuka encer atau baking soda.
Pastikan filter cooker hood sudah dilepas agar dapat dibersihkan secara menyeluruh.
Ilustrasi kompor gas.