Penulis
KOMPAS.com - Kebiasaan di dapur sering kali terbentuk dari pengalaman turun-temurun. Mulai dari mencairkan daging beku di meja dapur atau membiarkan makanan tersaji berjam-jam saat acara keluarga.
Karena terasa “biasa saja” dan jarang menimbulkan masalah, praktik-praktik ini kerap dianggap aman.
Namun, para ahli keamanan pangan menilai sebaliknya. Bakteri penyebab penyakit tidak membedakan makanan yang diolah di restoran atau di rumah.
Seperti dikatakan Patrick Guzzle dari National Restaurant Association, bakteri akan tetap berkembang dengan cara yang sama di lingkungan apa pun.
Baca juga: 6 Kebiasaan di Rumah yang Perlu Dilakukan Sebelum Jam 9 Pagi
ilustrasi memasakDilansir dari Allrecipes, berikut ini 6 kebiasaan dapur yang umum dilakukan, padahal berpotensi membahayakan kesehatan.
Banyak orang mencairkan daging beku dengan cara meletakkannya di meja dapur atau di wastafel sejak pagi. Cara ini memang praktis, tapi tidak disarankan.
Food and Drug Administration (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) hanya merekomendasikan tiga metode pencairan daging, yakni di dalam kulkas, direndam dalam air dingin (dengan air diganti setiap 30 menit), atau menggunakan microwave lalu langsung dimasak.
Saat daging mencair pada suhu ruang, bagian luarnya lebih cepat hangat dan dapat berada di zona bahaya, suhu ideal bagi bakteri seperti salmonella dan e. coli untuk berkembang biak.
Baca juga: Kebiasaan di Toilet yang Ternyata Bikin Saluran Mampet
Sup dalam panci besar sering dibiarkan di atas kompor hingga dingin sebelum disimpan.
Padahal, makanan dalam wadah besar mendingin tidak merata. Bagian tengahnya bisa tetap hangat selama berjam-jam dan berada di zona bahaya.
Cara yang dianjurkan adalah memindahkan makanan ke wadah kecil dan dangkal, mengaduk agar panas keluar lebih cepat, atau menggunakan rendaman air es untuk mempercepat pendinginan.
Banyak juru masak rumahan menilai makanan matang dari warna, suara mendesis, atau tekstur. Padahal, tampilan luar tidak selalu mencerminkan suhu di bagian dalam.
Baca juga: Dosen Elektro ITB Ungkap 9 Kebiasaan Sepele yang Bisa Sebabkan Kebakaran
Ayam bisa terlihat putih dan matang, sementara bagian dalamnya belum mencapai suhu aman.
Menurut ahli, satu-satunya cara paling akurat memastikan makanan matang dengan aman adalah menggunakan termometer makanan.