Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Peralatan Kebersihan yang Perlu Diganti Lebih Sering

Kompas.com, 30 Maret 2026, 11:55 WIB
Elma Pinkan Yulianti,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Mengganti alat pembersih rumah penting untuk menjaga rumah tetap bersih dan higienis

Pasalnya, seiring penggunaan, peralatan bersih-bersih bisa menjadi sumber kotoran dan kuman jika tidak dibersihkan dan diganti secara rutin. 

Baca juga: 4 Cara Membersihkan Noda Gosong dari Panci, Disarankan Ahli Kebersihan

Selain itu, kehilangan efektivitasnya untuk membersihkan berbagai barang dan permukaan di rumah. Karena itu, penting mengetahui kapan waktu tepat mengganti peralatan kebersihan agar kebersihan rumah tetap terjaga maksimal.

Nah, dikutip dari The Spruce, Senin (30/3/2026) berikut sejumlah peralatan kebersihan yang perlu diganti lebih sering agar tidak menumpuk kotoran dan menjadi sarang bakteri.

Spons

Ilustrasi spons dapur.PIXABAY/RITAE Ilustrasi spons dapur.
Spons pencuci piring tidak dirancang untuk digunakan terus-menerus karena terpapar kelembapan dan partikel makanan. 

“Jika digunakan terus-menerus spons dengan cepat menjadi tempat berkembang biak kuman berbahaya," kata Lexy Ford, pendiri Passion Organizing, perusahaan jasa kebersihan asal Amerika Serikat (AS).

Karena itu, Ford menyarankan menggantinya dengan yang baru setidaknya dua minggu sekali atau menggantinya jika spons sudah mulai berbau atau hancur. 

Baca juga: 6 Aktivitas Bersih-bersih yang Tidak Boleh Dilakukan di Malam Hari

Sikat kloset 

Selanjutnya, peralatan kebersihan yang perlu diganti lebih sering adalah sikat kloset.

Sikat kloset dapat menjadi sarang bakteri jika tidak dibersihkan dan diganti secara rutin.

"Karena sering bersentuhan dengan bakteri, sikat kloset di kamar mandi mungkin menyebarkan lebih banyak kuman daripada membersihkan. Sikat tersebut mudah terkontaminasi, khususnya jika tidak dikeringkan dengan benar," ucap Ford.

Untuk mencegahnya menjadi sarang bakteri, pastikan rutin menggantinya setiap enam bulan sekali.

Produk pembersih cair

Sebagian orang mengira produk pembersih aman digunakan tanpa batas waktu tertentu, tetapi kenyataannya efektivitasnya akan berkurang seiring waktu. 

"Disinfektan, pembersih kaca, dan semprotan serbaguna dapat kehilangan efektivitasnya karena bahan aktifnya terurai," kata Ford.

Ford menyarankan menuliskan tanggal pembelian di setiap produk pembersih guna memastikan efektivitasnya. Umumnya, produk pembersih akan tetap efektif digunakan dalam waktu enam sampai 12 bulan. 

Baca juga: 8 Aturan Mencuci Pakaian yang Benar agar Lebih Bersih dan Harum

Kain pel 

Ilustrasi mengepel lantai dengan kain pel.SHUTTERSTOCK/ANDREY_POPOV Ilustrasi mengepel lantai dengan kain pel.
Robin Murphy, pemilik Maid Brigade yang berdomisili di AS, menjelaskan kain pel lantai memiliki masa pakai berbeda.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau