KOMPAS.com – Mencuci pakaian seharusnya membuat kain kembali bersih, segar, dan bebas bau.
Namun, tak jarang hasil cucian justru mengecewakan, seperti noda yang masih ada, pakaian tetap kusut, bahkan cepat rusak.
Baca juga: 7 Mitos Mencuci Pakaian yang Bikin Kain Cepat Rusak, Jangan Dipercaya
Tanpa disadari, masalah ini sering berawal dari kebiasaan mencuci yang keliru, seperti mengabaikan label pakaian hingga salah memilih cara pengeringan.
Padahal, dengan langkah sederhana dan aturan tepat, pakaian bisa bertahan lebih lama sekaligus tetap terlihat seperti baru.
Dikutip dari Real Simple, Senin (2/3/2026), berikut sejumlah aturan mencuci pakaian agar lebih bersih, segar, lembut, dan tahan lama.
Ilustrasi keranjang cucian, Ilustrasi mencuci pakaian.“Label perawatan memberikan petunjuk tentang pencucian, pemutihan, penyetrikaan, pengeringan, dan banyak lagi,” kata Frej Lewenhaupt, salah satu pendiri dan Kepala Petugas Produk Steamery.
Sayangnya, keterangan pada label pakaian sering kali diasumsikan bahwa sebagian besar pakaian dapat dimasukkan ke mesin cuci dengan detergen biasa, lalu dikeringkan dengan mesin pengering.
Meski cara ini berhasil, seiring waktu, akan menyebabkan lebih banyak kerusakan pada pakaian, terutama untuk kain yang lebih halus, seperti sutra dan kasmir, dapat menyusut atau berubah bentuk jika tidak dirawat dengan benar.
Baca juga: Jangan Asal, Ini Suhu Air yang Tepat untuk Mencuci Pakaian Putih
Selanjutnya, aturan mencuci pakaian yang benar adalah jangan mencuci pakaian berlabel "hanya cuci kering".
Mary Gagliardi, ilmuwan dan ahli kebersihan internal di Clorox, mengatakan label pakaian bertuliskan "hanya cuci kering" bukan tanpa alasan.
Kata "hanya" menandakan produsen telah menentukan jika metode perawatan lain akan merusak barang tersebut.
Namun, Gagliardi mengungkapkan ada satu pengecualian untuk aturan ini. “Cuci kering tanpa kata 'hanya', di sisi lain, berarti mencuci dengan tangan secara hati-hati mungkin dapat diterima.”
Sebagian besar dari kita cenderung langsung memindahkan semua cucian dari mesin cuci ke mesin pengering.
Namun, menurut Lewenhaupt, beberapa pakaian aman dicuci dengan mesin, tetapi harus selalu dikeringkan di udara.