Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Lantai Marmer yang Benar agar Tetap Kinclong

Kompas.com, 23 Mei 2024, 19:25 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Lantai marmer merupakan batu alam yang memiliki tampilan mewah dengan daya tahan luar biasa.

Tak heran, lantai marmer memiliki harga yang mahal dan dianggap simbol kemewahan. 

Baca juga: 5 Langkah Membersihkan Lantai Marmer agar Tetap Berkilau

Selain itu, berbeda dengan bahan lainnya, lantai marmer tidak pernah ketinggalan zaman.

Marmer menghadirkan keanggunan abadi untuk estetika apa pun dengan tampilan urat-uratnya yang alami.

Meski sangat dipuji karena keindahannya dan tahan lama, pembersihan dan perawatan lantai marmer bisa sangat menantang serta perlu kehati-hatian untuk menjaganya tetap berkilau.  

Lantai marmer membutuhkan pembersihan dan perawatan rutin dengan produk dan alat tepat.

Marmer sifatnya berpori yang membuatnya rentan terhadap noda. Itu berarti perlu usaha menjaga lantai marmer tetap bersih. 

Nah, dikutip dari The Spruce, Kamis (23/5/2024), berikut cara membersihkan lantai marmer dengan benar agar tetap berkilau.  

Baca juga: Cara Membersihkan Backsplash Marmer agar Bersih Seperti Baru

Seberapa sering membersihkan lantai marmer? 

Ilustrasi lantai marmer.Shutterstock/miroha141 Ilustrasi lantai marmer.
Debu dan kotoran yang menempel adalah musuh bagi lantai marmer karena dapat menyebabkan goresan kecil yang membuat lapisan akhir menjadi kusam serta memungkinkan noda menembus marmer.

Membersih lantai marmer dari debu setidaknya harus dilakukan sekali seminggu. Tumpahan, lumpur, atau kotoran harus segera dibersihkan dari lantai marmet. 

Sementara itu, membersihan lantai marmer secara mendalam hanya diperlukan sekitar sebulan sekali. 

Alat dan bahan 

  • 1 kain pel debu.
  • 1 kain pel basah.
  • 2-3 kain mikrofiber.
  • 1 wadah sabun lembut atau sabun yang diformulasikan untuk lantai marmer.
  • 1 botol hidrogen peroksida.
  • 1 kotak tepung maizena. 

Baca juga: Jangan Letakkan Panci Panas di Atas Meja Dapur Marmer, Kenapa?

Segera bersihkan tumpahan

Saat tumpahan terjadi, segera membersihkannnya dari lantai marmet. Bahkan dengan sealant pelindung, tumpahan asam, seperti jus buah, minuman ringan, atau bumbu berbahan dasar cuka,dapat menyebabkan goresan. 

Gunakan kain mikrofiber lembap untuk menyeka cairan dan menghilangkan partikel padat. Lakukan pembilasan cepat dengan kain basah yang bersih dan keringkan area tersebut dengan baik untuk mencegah area yang licin.

Menjebak debu dan kotoran

Selanjutnya, cara membersihkan lantai marmer adalah menjebak debu dan kotoran. Kain pel debu kering atau kain pel dengan kain penyapu kering sekali pakai adalah alat terbaik untuk memerangkap debu serta kotoran yang lepas di lantai marmer.

Jangan gunakan semprotan pembersih debu apa pun pada kain pel. Hindari menggunakan penyedot debu dengan batang pemukul pada lantai marmer.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau