Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Mesin Cuci Bukaan Atas dan Depan

Kompas.com, 23 Mei 2024, 16:44 WIB
Bella Nurmaya Putri,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mesin cuci merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang sangat penting dalam membantu serta memudahkan tugas mencuci pakaian sehari-hari.

Mesin cuci juga membantu tugas mencuci pakaian lebih cepat dan tidak menguras tenaga dibanding mencuci dengan tangan. 

Baca juga: 6 Pakaian yang Tidak Boleh Dicuci di Mesin Cuci, Ini Alasannya

Namun, sama dengan peralatan elektronik lainnya, mesin cuci dapat mengumpulkan tumpukan debu dan kotoran seiring waktu.

Selain itu, sisa-sisa detergen dan mineral dari air bisa menumpuk di dalam mesin cuci. Akibatnya, menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

Residu tersebut tidak hanya bisa menyumbat bagian dalam mesin cuci, tapi juga dapat mempengaruhi kinerja peralatan secara keseluruhan.

Misalnya, bisa membuat suhu air yang digunakan dalam pencucian menjadi tidak stabil atau menyebabkan bau tidak sedap pada pakaian. 

Maka itu, penting membersihkan mesin cuci demi menghindari masalah ini. 

Baca juga: Cara Mencuci Bantal Menggunakan Tangan dan Mesin Cuci

Menurut Courtenay Hartford, penulis The Cleaning Ninja, idealnya membersihkan mesin cuci dapat dilakukan setiap bulan.

Namun, saat muncul bau pada pakaian, padahal baru dicuci, itu bisa menandakan perlu membersihkan mesin cuci. 

Begitu pun jika melihat kotoran menumpuk, seperti bulu hewan peliharaan, dedaunan, dan kotoran lainnya di sekitar segel mesin cuci, itu juga menandakan perlu membersihkan mesin perlu secara rutin.

Namun, membersihkan mesin cuci harus dilakukan dengan tepat agar tetap menjaga peralatan berfungsi optimal.

Dikutip dari Martha Stewart, Kamis (23/5/2024), berikut cara membersihkan mesin cuci benar

Baca juga: Cara Membersihkan Bantalan Sofa dengan Tangan dan Mesin Cuci

Cara membersihkan mesin cuci bukaan atas

Ilustrasi mesin cuci.Shutterstock/Africa Studio Ilustrasi mesin cuci.
Menurut Jessica Petrino, pakar peralatan dan Direktur Editorial di AJ Madison–-perusahaan peralatan rumah tangga di New York, Amerika Serikat–-ada dua jenis mesin cuci bukaan atas, yaitu model tradisional dan model efisiensi tinggi.

Model tradisional memiliki pengaduk (agitator) di tengah drum, sedangkan model efisiensi tinggi (top loader hybrid) memiliki impeler berbentuk cakram datar di bagian bawah drum. 

Berikut cara membersihkan mesin cuci bukaan atas. 

Alat dan bahan 

  • Cuka sulingan putih.
  • Tablet pembersih mesin cuci.
  • Bubuk baking soda.
  • Botol semprotan. 

Baca juga: Cara Mencuci Bantal Menggunakan Tangan dan Mesin Cuci

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau