Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ragam Perbedaan Marmer dan Granit, Mana yang Tahan Lama?

Kompas.com, 23 November 2022, 16:00 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber HGTV

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada berbagai jenis material yang cocok dihadirkan di rumah, di antaranya amarmer dan granit.

Keduanya sama-sama dikenal dapat membuat hunian terasa lebih mewan dan elegan serta memiliki tampilan yang terlihat mirip. 

Kendati demikian, dilansir dari HGTV, Rabu (23/11/2022), ternyata marmer dan granit memiliki perbedaan cukup signifikan seperti berikut ini. 

Baca juga: 6 Kelebihan Marmer yang Perlu Diketahui, Tidak Hanya untuk Lantai

Penampilan

Ilustrasi lantai marmer, ilustrasi ruang makan.SHUTTERSTOCK / Dariusz Jarzabek Ilustrasi lantai marmer, ilustrasi ruang makan.

Marmer berasal dari metamorf atau sedimen dengan permukaan halus yang biasanya ditandai dengan urat-urat mineral.

Beberapa marmer berbasis kuarsa, sementara yang lainnya terdiri atas serpentin yang merupakan mineral kehijauan. Marmer komersial biasanya terdiri atas variasi hitam dan putih. 

Sedangkan granit adalah metamorf atau batuan igneus yang terbuat dari silika, mika, feldspar, juga kuarsa. Umumnya, granit memiliki permukaan granular yang padat.

Warna material granit biasanya bervariasi, dari terang sampai gelap, dan memiliki pola bintik, berurat, atau pola padat. Akan tetapi, perlu dicatat, penampilan marmer dan granit bisa bervariasi antara lempengan, tergantung pada sumber alami serta lokasi pemotongannya.

Baca juga: Hindari Membersihkan Permukaan Granit dengan Cuka, Ini Bahayanya

Pemasangan

Saat memasang marmer atau granit, misalnya pada meja dapur, kedua jenis batu ini dipasang dengan cara sama. 

Pemasangan dimulai dengan templat yang dipindahkan ke lempengan, kemudian dipotong agar pas dan selesai.

Lempengan atau pelat marmer atau granit kemudian dipasang pada tempatnya seperti langsung pada kabinet dapur atau substrat kayu lapis, dan diamankan dengan perekat silikon.

Baca juga: Ini Ruangan yang Cocok untuk Penggunaan Marmer

Perawatan

Ilustrasi dapur, ilustrasi lantai marmer.SHUTTERSTOCK / Serghei Starus Ilustrasi dapur, ilustrasi lantai marmer.
Semua batu alam membutuhkan tingkat perawatan yang berbeda-beda. Untuk marmer, misalnya, harus dilindungi secara menyeluruh dan teratur dengan sealant. Sealant yang digunakan harus dirancang khusus untuk permukaan batu berpori.

Perlu diketahui, komposisi marmer secara alami rentan terhadap noda. Meski telah dilapisi sealant, marmer tetap harus dijaga dari tumpahan apa pun. Artinya, bila terkena tumpahan, segera membersihkannya.

Baca juga: Lantai Granit Vs Keramik, Apa Kelebihan dan Kelemahannya?

Setelah itu, cairan asam seperti air perasan lemon, saus tomat, dan jeruk tidak ramah pada marmer serta dapat menggoresnya.

Secara umum, granit sangat tahan lama, tahan noda, dan perawatannya lebih rendah daripada marmer. Namun, granit juga harus dilapisi sealant.

Baik marmer maupun granit, keduanya perlu melalui pemasangan ulang sealant setiap tahun untuk memastikan permukaannya tetap kokoh. 

Baca juga: Meja Makan Marmer Vs Kayu, Mana yang Terbaik untuk Ruang Makan?

Daya tahan jangka panjang

Beberapa menyebut bahwa semua batu alam pada dasarnya sangat kuat, bahkan hampir tidak bisa dihancurkan. Untuk marmer dan granit, keduanya sangat lama, tetapi harus dilapisi kembali oleh sealant setidaknya setiap tahun untuk memastikan cairan tidak rembes ke dalam batu secara bertahap.

Selanjutnya, marmer dan granit sama-sama rentan terhadap panas. Karena itu, hindari meletakkan panci atau wajan panas langsung di atas permukaan marmer serta granit. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau