Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Lemari Dapur

Kompas.com, 28 Januari 2021, 15:42 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber ideal home

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika berbicara tentang lemari dapur, ada banyak pilihan yang dapat menghiasi dapur rumah.

Namun, pertanyaannya apakah akan cocok dengan desain dapur di dalam rumah? Oleh sebab itu, memilih kabinet atau lemari dapur yang tepat merupakan hal yang penting, karena tak hanya memainkan peran besar dalam mempercantik penampilan dapur, namun juga dapat berdampak terhadap anggaran.

Dilansir dari Ideal Home UK, Kamis (28/1/2021), menambahkan aksesori atau pemilihan warna dapat membuat lemari dapur menjadi lebih cantik dan bisa bertahan selama beberapa tahun mendatang.

Baca juga: Desain Dapur 2 Warna Diprediksi Jadi Tren Tahun ini

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan sebelum memilih lemari dapur? Simak di sini.

Tata Letak Dapur

Tiap-tiap dapur memiliki kebutuhan lemari yang berbeda-beda, misalnya dapur keluarha besar cocok dengan lemari besar seperti tampilan yang lebih tradisional.

Kualitas

Lemari dapur yang memiliki kualitas bagus tentunya lebih memiliki daya tahan yang lebih lama, sebaliknya lemari yang tidak memiliki kualitas bagus, akan lebih rentan. Kualitas buruk akan berdampak besar pada umur panjang dan kinerja lemari tersebut.

Kepadatan bahan akan menentukan masa pakai lemari dapur. Papan chip dengan kepadatan rendah akan lebih rentan terhadap lengkungan permanen dalam kondisi lembab, tetapi merupakan pilihan yang paling terjangkau.

Baca juga: Wastafel Dapur Mampet? Begini Cara Menanganinya

Berikut beberapa pilihan bahan untuk lemari dapur:

MFC

MFC adalah papan produksi yang populer karena murah tetapi kuat. Inti papan chipnya terbuat dari kayu bekas, serbuk gergaji dan kertas, dan dilapisi dengan laminasi melamin.

Permukaannya tahan lembab, anti jamur dan mudah dibersihkan. Inti papan chip akan mengembang jika kelembapan masuk, tetapi sebagian besar papan MFC modern tertutup rapat untuk mencegahnya.

MDF (Medium density fibreboard)

Papan produksi massal populer lainnya yang dianggap lebih unggul dari MFC adalah MDF, dan karena itu sedikit lebih mahal, karena lebih kuat, lebih padat dan memiliki tepi yang jauh lebih halus serta lebih tahan lembab saat dipotong.

Terbuat dari serat kayu felt yang diikat dengan tekanan tinggi, MDF bebas getah dan simpul serta memiliki permukaan halus yang cocok untuk berbagai hasil akhir.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau