Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 29 Januari 2021, 08:50 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Sumber Pets

JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti manusia, seekor kucing juga bisa mengalami demam. Namun, bagaimana caranya mengetahui jika kucing peliharaan sedang deman? Satu-satunya cara untuk mengetahuinya mereka demam atau tidak dengan mengukur suhunya.

Dilansir dari Pets, Jumat (29/1/2021), suhu normal kucing berkisar antara 37 hingga 38 derajat celcius. Demam pada kucing terjadi ketika suhunya naik di atas 37 derajat celcius.

Meskipun demam dapat membantu melawan penyakit, demam yang lebih tinggi dari 39 derajat celcius dapat merusak organ.

Baca juga: Simak, Begini Cara Memandikan Kucing di Rumah

Penyebab demam pada kucing

Peningkatan suhu tubuh di atas normal disebut hipertermia. Hipertermia yang tidak normal dapat terjadi karena berada di lingkungan yang sangat hangat atau aktivitas otot yang meningkat.

Namun, demam adalah jenis hipertermia tertentu. Ini berkembang ketika titik setel meningkat di hipotalamus, bagian otak yang bertindak sebagai termostat tubuh.

Demam biasanya terjadi ketika sistem kekebalan diaktifkan oleh kondisi seperti Infeksi bakteri, virus, atau jamur, tumor, cedera karena trauma, obat-obatan tertentu, dan penyakit seperti lupus. Demam selama lebih dari dua minggu tanpa alasan yang jelas disebut demam yang tidak diketahui asalnya (FUO).

Tanda-tanda kucing demam

Penyakit yang menyebabkan demam pada kucing juga dapat menyebabkan tanda perilaku tertentu. Perilaku ini, yang berkembang pada hewan liar untuk membantu mereka bertahan dari penyakit, memungkinkan kucing menghemat energi yang diperlukan untuk menghasilkan demam.

Baca juga: Kenapa Kucing Menyukai Ikan?

Demam melawan penyakit dengan merangsang sistem kekebalan dan memperlambat pertumbuhan bakteri dan virus.

Jika kucing mengalami demam, akan mengalami beberapa tanda seperti kehilangan selera makan, depresi, kekurangan energi atau aktivitas, kurang minum, menggigil atau napas cepat, dan mungkin menunjukkan tanda-tanda penyakit tertentu seperti bersin, muntah, atau diare.

Perawatan kucing yang demam

Kucing yang menunjukkan tanda-tanda demam selama lebih dari 24 jam atau demam di atas 39 derajat celcius harus ditangani oleh dokter hewan.

Dokter hewan dapat melakukan tes untuk menentukan sumber demam dan mengambil langkah untuk mengatasi masalah yang mendasarinya. Jika infeksi bakteri adalah sumbernya, misalnya, antibiotik mungkin diperlukan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau