Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 16 Juni 2021, 15:45 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber Hills Pets

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemampuan berenang merupakan naluri alami yang dimiliki anjing. Namun, ada beberapa ras anjing yang tidak memiliki kemampuan berenang.

Beberapa memerlukan latihan terlebih dulu, bahkan ada ras anjing yang tidak bisa berenang sama sekali meski telah dilatih. 

Baca juga: Apakah Semua Anjing Bisa Berenang? Ini Cara Melatihnya

Menurut American Kennel Club (AKC) atau Badan Pengasuhan Anjing Amerika Serikat, ras anjing yang tidak bisa berenang biasanya cenderung memiliki beberapa karakteristik serupa.

Misalnya, ras Brachycephalic. Ras anjing ini mempunyai bentuk wajah datar atau moncong sangat pendek sehingga umumnya tidak bisa berenang karena terlalu mudah menelan air dari hidung dan membuat mereka berisiko tenggelam.

Baca juga: Kenali Tanda Kulit Anjing Terbakar Sinar Matahari dan Risikonya

Sebaliknya, anjing dengan tubuh besar berbentuk tong akan berjuang untuk tetap mengapung seperti halnya anjing dengan tubuh panjang dan kaki pendek. 

Namun, anjing dengan bulu yang panjang dan sangat tebal akan lebih sulit berenang. Akhirnya, beberapa ras anjing tidak dapat menahan goncangan pada sistem mereka yang disebabkan air dingin saat berenang.

Melansir dari laman Hillspet, Rabu (16/6/2021), berikut ini enam ras anjing yang tidak bisa berenang dan lebih suka bermain di daratan. 

Baca juga: Bolehkan Anjing Menggunakan Sunscreen? Ini Penjelasannya

Bulldog

Ilustrasi ras anjing bulldogUnsplash/Josue Michel Ilustrasi ras anjing bulldog
Baik English bulldog maupun French bulldog memiliki ancaman rangkap tiga, yaitu wajah datar, tubuh berbentuk tong, dan kaki pendek. Kondisi tubuh itu membuat Bulldog tidak bisa berenang.

Baca juga: Ingin Mengadopsi Anjing? Perhatikan 5 Hal Ini Dulu 

Memiliki satu bentuk tubuh saja bisa membuat anjing kesulitan berenang, apalagi tiga. Tak heran, jika Bulldog menjadi raja di negeri ras anjing yang tidak bisa berenang.

Bull terrier

ilustrasi anjing Bull terrierUnsplash/Magdalena Smolnicka ilustrasi anjing Bull terrier
Meski termasuk dalam kelompok Terrier aktif, kombinasi kaki pendek dan dada yang condong ke dalam membuat Bull terrier membutuhkan perjuangan untuk bertahan di air.

Baca juga: 5 Penyebab Anak Anjing Terus-menerus Kencing 

Bahkan sepupu dekatnya, Staffordshire bull terrier, yang jauh lebih besar, tidak serta merta menjadi perenang yang lebih baik karena mempunyai otot yang padat, bobot tubuh berat, dan kepala besar menghadirkan tantangan bagi ras anjing ini berada di dalam air.

Basset Hound

Ilustrasi anjing Basset HoundUnsplash/Casper Coomans Ilustrasi anjing Basset Hound
Selain fakta bahwa tubuh Basset hound tidak dirancang untuk berenang, yakni kepala besar dan kaki pendek yang membuatnya sulit untuk tetap mengapung, telinga besar terkulai yang merupakan ciri khas dari ras anjing ini juga rentan terhadap infeksi saat air masuk ke liang telinganya. 

Baca juga: Bukan karena Melihat Hantu, Ini Alasan Anjing Melolong

Untuk itu, ras anjing ini tidak bisa berenang dan tidak dianjurkan bermain di kolam. Mereka lebih menyukai main di daratan.

Boxer

Ilustrasi anjing boxerUnsplash/Jan Haerer Ilustrasi anjing boxer
Banyak yang mengira anjing Boxers adalah perenang alami. Namun, wajah datar dan hidung pesek yang dimiliki Boxer membuat berenang menjadi hal berbahaya bagi ras anjing ini. 

Baca juga: Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Mengajak Anjing Berjalan-jalan

Perjuangan untuk bernapas dan menjaga hidung mereka tetap di atas air membuat Boxer bisa cepat lelah dan berisiko tenggelam jika terlalu lama berada di dalam air. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau