Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 17 Juni 2021, 08:44 WIB
Lolita Valda Claudia,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Di masa pertumbuhannya, anak kucing sangat sensitif terhadap banyak hal tak terkecuali pada urusan makanan.

Mereka bisa saja tiba-tiba kehilangan nafsu makan hingga mogok makan. Padahal, makanan dan nutrisi yang tepat sangat dibutuhkan di masa pertumbuhan anak kucing.

Selain karena makanannya tidak cocok, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan anak kucing tidak mau makan.

Baca juga: Jumlah Kebutuhan Cairan pada Kucing Setiap Hari dan Cara Memperolehnya

Melansir dari laman resmi Purina, Kamis (17/6/2021), berikut ini penyebab anak kucing tidak mau makan.

1. Kumis menyentuh wadah makanan

Sebagian anak kucing tidak suka ketika kumisnya menyentuh mangkuk setiap kali mereka makan.

Meskipun sindrom ini masih terus dipelajari oleh peneliti, tapi kumis kucing adalah antena yang sangat sensitif.

Selain itu, kumis kucing juga membantu anak kucing mengekstrak informasi yang berguna dari lingkungan mereka.

Baca juga: Cara Ini Bisa Mencegah Kucing Buang Kotoran Sembarangan di Halaman

Inilah sebabnya mengapa disarankan untuk memilih mangkuk makanan yang lebar dan datar agar kumis tidak menyentuh wadah makanan.

3. Lokasi makanan

Posisi meletakkan makanan adalah penting untuk diperhatikan agar si anak kucing tidak mogok makan.

Pastikan meletakkan makanan jauh dari kotak pasir dan di area yang tidak dilalui banyak orang atau kucing lain agar ia merasa tenang saat makan.

4. Kebersihan

Penyebab anak kucing tidak mau makan ialah kebersihan makanan. Misalnya, mangkuk tidak dibersihkan dengan baik sehingga membuatnya merasa tidak nyaman untuk menyantap makanan.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau