Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 28 Juli 2021, 13:05 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber Pethelpful

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski telah dirawat dengan baik di dalam ruangan dan mendapat perhatian penuh, tak jarang membuat beberapa kucing peliharaan memilih untuk kabur dari rumah pemiliknya.

Dilansir dari Pethelpful, Rabu (28/7/2021), kucing terkadang kabur dan menghilang, tetapi kemudian kembali lagi ke rumah. Kucing bisa menghilang selama beberapa hari, bahkan menghilang selamanya.

Baca juga: Catat, 9 Cara Mudah Menjaga Kucing Peliharaan Tetap Sehat

Bagi para pemilik, kondisi ini adalah hal yang menjengkelkan. Lantas, mengapa kucing kabur dan menghilang? Nah, berikut ini ragam penyebab kucing menghilang dari rumah.

Penasaran 

Sering kali kucing mengikuti rasa ingin tahu atau penasaran yang dimilikinya. Jadi, jika kucing secara alami berada di dalam dan luar ruangan, ada kemungkinan besar sahabat bulu menemukan sesuatu yang menarik perhatiannya. 

Baca juga: Penyebab Infeksi Telinga pada Kucing dan Cara Mengatasinya 

Berahi

Biasanya, kucing jantan akan mencari kucing betina saat sedang berahi. Hal ini menyebabkan kucing keluar rumah, bahkan terkadang kucing tidak kembali lagi ke rumah.

Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat memilih untuk memandulkan, mengebiri, atau mensterilkan kucing demi mencegahnya melakukan pengembaraan, terutama kucing jantan yang mencari betina yang sedang berahi. 

Baca juga: Ini Alasan Kucing Melakukan Peregangan dan Manfaatnya 

Berburu 

Meski telah menjadi kucing peliharaan, kucing masih memiliki perilaku sama ketika mereka berada di alam liar. Tikus atau mangsa lainnya akan menarik perhatian kucing sehingga mereka pergi dari rumah. 

Wilayah 

Kucing merupakan hewan teritorial yang akan mempertahankan wilayah mereka. Karena itu, ketika ada kucing yang memasuki wilayah mereka, kucing akan mengejar untuk memenangkan kucing lain masuk ke wilayahnya. 

Baca juga: Kenapa Kucing Bersembunyi di Bawah Tempat Tidur? 

Makanan 

Penyebab kucing menghilang dari rumah bisa karena ada orang yang memberikan makan kepadanya dan ia tertarik sehingga keluar dari rumah.  

Penyakit

Beberapa kucing akan meninggalkan rumah pemiliknya ketika sedang sakit atau sekarat, bahkan jika kucing Anda tidak kembali lagi, ada kemungkinan sahabat bulu telah mati. 

Baca juga: 6 Alasan Pemilik Sebaiknya Ajak Kucing Bermain 

Cedera atau kematian 

Hal paling buruk yang menjadi penyebab kucing menghilang dari rumah adalah mengalami kecelakaan seperti tertabrak mobil atau terluka sehingga tidak bisa kembali lagi ke rumah. 

Gangguan 

Kucing bisa menghilang dari rumah karena ada hewan atau orang baru di rumah.

Selain itu, renovasi, perubahan besar, serta lingkungan yang tidak stabil juga bisa menjadi penyebab kucing menghilang dari rumah lantaran merasa tak nyaman. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau